Operasi Ketupat Tinombala 2019, Polda Sulteng Kerahkan 1.345 Personel

0
228

PALU, beritapalu| Polda Sulawesi Tengah mengerahkan sedikitnya 1.345 personel untuk pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H. Personel tersebut belum termasuk anggota TNI, instansi terkait, dan sejumlah mitra Kamtibmas lainnya.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto bersama Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita (kiri) memeriksa pasukan pada apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala di Mapolda Sulteng, Selasa (28/5/2019). (Foto: Humas Polda Sulteng)

Kapolda Sulteng Birgjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto dalam apel gelar pasukan Operasi Ketupat Tinombala yang digelar di halaman mapolda Sulteng, Selasa (28/5/2019) pagi mengatakan, Idul Fitri yang diawali dengan bulan Ramadhan bukan hanya merupakan kegiatan ibadah dan perayaan keagamaan bagi umat Islam, tetapi sudah menjadi tradisi atau budaya, sehingga terjadi peningkatan aktivitas masyarakat untuk kegiatan belanja,mudik dan takbiran serta shalat Idul Fitri.

Untuk mewujudkan situasi yang aman, nyaman dan lancar dalam pelaksanaan rangkaian ibadah dan tradisi itu, Polda Sulteng menyelenggarakan Operasi Kepolisian Terpusat  dengan bersandi Ketupat Tinombala 2019. Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari mulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019.

Apel gelar pasukan itu dipimpin dipimpin langsung Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita.

Operasi Ketupat Tahun 2019 akan diselenggarakan di seluruh 34 Polda dengan 11 Polda prioritas, yaitu Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Tengah, Polda DIY, Polda Jawa Timur, Polda Banten, Polda Lampung, Polda Sumatra Selatan, Polda Sulawesi Selatan, Polda Bali, dan Polda Papua.

Secara nasional, operasi ini akan melibatkan 160.335 personel gabungan, terdiri atas 93.589 personel Polri, 13.131 personel TNI, 18.906 personel Kementerian dan Dinas terkait, 11.720 personel Satpol PP, 6.913 personel Pramuka, serta 16.076 personel organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.  Khusus untuk Polda Sulteng menyiapkan 59 Pos Pengamanan, 25 Pos Pelayanan dan 12 Pos terpadu.

Kepada para personel yang bertugas, Kapolda memberi penekanan antara lain, mempersiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar. Juga agar terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi.

Selain itu, setiap personel juga diharap agar terus dan memelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi. Hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas, dan melaksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here