Perancis Bantu Pemulihan Nelayan Palu dan Donggala

0
180

PALU, beritapalu | Pemerintah Perancis ikut prihatin dengan kondisi nelayan di Palu dan Donggala pascabencana 28 September 2018 lalu. Karenanya, mereka membantu upaya pemulihan dengan memberi bantuan senilai 1 juta Euro atau sekitar Rp16 miliar.

Gubernur Sulteng Longki Djanggola (tengah) dan Dubes Prancis Jean Charles Berthonnet (kedua kanan) bersalaman usai menyaksikan penandatanganan berita acara penyerahan bantuan pemberdayaan nelayan dan penanaman mangrove di ruang kerja gubernur di Palu, Selasa (7/5/2019). (Foto: HO/Humas Pemprov Sulteng)

Untuk merealisasikan upaya pemulihan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Duta Besar Prancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet serta anggota Parlemen Prancis Anne Genetet menandatanganani kerja sama dua NGO asal Prancis dan Indonesia yang akan melaksanakan proyek bantuan itu di Kantor Gubernur Sulteng di Palu, Selasa (7 Mei 2019).

Bantuan ini akan mendanai usaha pemberdayaan ekonomi para nelayan yang terdampak bencana berupa pengadaan alat tangkap ikan sebanyak 650 unit untuk nelayan di Kota Palu dan Kabupaten Donggala serta penanaman pohon bakau (mangrove) di sepanjang pesisir Teluk Palu.

Duta Besar Prancis Jean Charles Berthonnet mengatakan, rakyat Perancis ikut berduka atas musibah yang melanda masyarakat Sulawesi Tengah dan berupaya memberikan dukungan dalam masa tanggap darurat berupa sarana air bersih, dan kini kembali menyalurkan bantuan untuk pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat dan lingkungan pesisir laut.

Ia mengaku bangga bisa berkunjung ke Sulteng ini dan melihat langsung semangat masyarakat untuk bangkit kembali pascabencana besar tersebut.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyampaikan terima kasihnya kepada Pemerintah Perancis atas perhatian dan bantuan Pemerintah Perancis yang telah disalurkan selama masa tanggap darurat dan masa pemulihan saat ini.

Gubernur juga berharap Pemerintah Prancis bisa membantu perumahan untuk masyarakat nelayan.

Menurut gubernur, bantuan pemberdayaan ekonomi masyarakat nelayan akan diserahkan langsung kepada masyarakat berdasarkan kajian dan observasi yang sudah dilakukan NGO Perancis. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here