Jalan Trans Palu-Kulawi di Desa Namo Belum Bisa Dilewati

0
238

SIGI, beritapalu | Hingga sepekan bencana banjir bandang di Kabupaten Sigi, teridentifikasi masih sedikitnya delapan titik longsor di sepanjang jalur Trans Palu-Kulawi dan belum dapat dilalui kendaraan roda empat.

Salah satu ruas jalan Trans Palu-Kulawi di Desa Namo yangbelum bisa dilewati, Sabtu (4/5/2019). (Foto: ACT Sulteng)

Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sualwesi Tenga yang turun langsung dilokasi menyebutkan, titik longsor itu terutama di Desa Namo Kecamatan Kulawi.

“Sore tadi (Sabtu, 4/5/2019) kami akan mendistribusi bantuan paket pangan ke wilayah Kulawi. Namun  langkah kami terhenti karena jalur itu tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,” kata Penanggung Jawab Program ACT, Mustafa.

Sejumlah relawan Aksi Cepat tanggap bahu membahu membantu warga yang mengendarai sepeda motor yang mencoba menerobos longsor tersebut.

Sementara itu Gubernur Sulawesi tengah Longki Djanggola membenarkan jika longsor masih terdapat delapan titik di jalur poros Palu-Kulawi.

“Saya memerintahkan semua pihak terkait termasuk pihak ketiga untuk mempercepat proses pembersihan ruas jalan yang masih terdapat longsor. Akses ini harus dibuka sebelum memaskui hari pertama ramadan,” kata Longki saat meninjau lokasi longsor diwilayah tersebut.

Longki bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah dan Kadis sosial meninjau langsung titik longsor tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua Sabtu sore (4/5/2019).

Meskipun terdapat 8 titik longsor, sejumlah kendaraan roda dua mencoba melintas di jalur tersebut. Para pegendara harus melewati medan yang sulit untuk bisa melewatinya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here