Berderma di Ramadan Melalui Marhaban Yaa Dermawan ACT

0
103

PALU, beritapalu | Lembaga kemanusiaan yang  banyak berkiprah di Sulawesi Tengah sejak bencana 28 September 2018 lalu, Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program bertajuk Marhaban Yaa Dermawan.

Sejumlah wartawan mengikuti pemaparan program “Marhaban Yaa Dermawan” oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (24/4/2019). ACT meluncurkan program bantuan kemanusiaan selama ramadan untuk membantu warga di berbagai tempat, terutama di lokasi bencana. bmzIMAGES/Basri Marzuki

Program kemanusiaan itu adalah ajakan bagi para dermawan untuk ikut berpartisipasi membantu meringankan beban sejumlah korban bencana di sejumlah wilayah.

“Program ini adalah masterpiece ACT dan diluncurkan serentak seluruh Indonesia pada hari ini,” kata Kepala Cabang ACT Sulawesi Tengah, Nurmajani Loulembah pada sambutan peluncurannya di Palu, Rabu (24 April 2019).

Dalam program kemanusiaan itu, berbagai paket program disediakan mulai dari program gizi, pendidikan, kesehatan, hingga paket pangan. Harga tiap paket pun bervariasi mulai dari Rp35 ribu hingga Rp500 ribu.

“Ada juga paket yang bisa disesuaikan dengan keinginan para dermawan. Dermawan bisa memilih,” imbuh Numajani yang akrab disapa Nani ini.

Menurut Nani, meskipun bantuan kemanusiaan itu digalang dari umat muslim, namun implementasinya bersifat universal. Peruntukannya tidak terbatas kepada kaum muslim saja tetapi juga non muslim karena sifatnya kemanusiaan.

Selama ini kata Nani lagi, sudah cukup banyak aksi cepat yang dilakukan pihaknya, terutama sejak bencana melanda Pasigala tahun lalu. Sejumlah rumah ibadah, huntara, fasilitas kesehatan, bantuan pangan, dan banyak lagi prasarana lainnya dilaksanakan atas nama kemanusiaan.

“Kami akan menyasar para dermawan korporasi dan individu,” sebutnya.

Soal target, Nani tidak secara implicit menyebutkannya, yang pasti lanjutnya, semua dana hasil galangan itu diprioritaskan untuk para penyintas bencana di Sulawesi Tengah.

“Tapi tergantung para dermawan juga, karena ada juga dermawan misalnya ingin agar bantuannya diperuntukkan bagi Palsetina, ada juga yang maunya bagi warga Suriah dan sebagainya. Jadi uang yang masuk bisa saja untuk bantuan di Sulawesi Tengah, tapi bisa juga sebaliknya,” terangnya.

Ia berharap, program bantuan kemanusiaan mendapat apresiasi dari masyarakat, apalagi momentumnya digelar selama bulan Ramadan.

“Ini kesempatan untuk beramal,” tandasnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here