Satu Anggota MIT Poso yang Ditembak Mati Dimakamkan di Palu

0
388

PALU, beritapalu | Andi Muhammad alias Andi Abdullah alias Fadel, satu dari tiga anggota Mujahidin Indoensia Timur (MIT) Poso yang ditembak mati di Dusun Air Teh, Desa Marete, Sausu, Parigi Moutong, Kamis (21/3/2019) lalu dimakamkan di kompleks Pemakaman Umum Poboya Palu, Sabtu (23 Maret 2019).

Palu, Central Sulawesi, Indonesia (March 22): Armed officers stand guard in front of the morgue where three members of the Poso East Indonesia Mujahideen (MIT) are buried at the Bahayangkara Police Hospital in Palu, Central Sulawesi, Indonesia, Friday, March 22, 2019. Army forces and police who were members of the Tinombala Task Force shot dead three members of the East Indonesia Mujahideen in Poso in gunfire that took place in Air Teh Hamlet, Marete Village, Sausu District, Parigi Moutong District, Central Sulawesi Province, Thursday (March 21, 2019). Officers also seized weapons, ammunition and bombs from the victims (Photo by bmzIMAGES)

Pemakaman itu dilakukan setelah keluarga almarhum tiba dari Makassar dan melihat langsung jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Polri di Palu. Sebelum jenazah tersebut dibawa, keluarga almarhum diambil Deoxyribose-Bucleic Acid (DNA)-nya untuk memastikan identifikasi keluarga bersangkutan.

Usai proses tersebut, keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan adik almarhum langsung membawa jenazah ke TPU Poboya untuk dimakamkan.

Saat ini, dua jenazah anggota MIT Poso lainnya yang tewas dalam kontak senjata dengan Satgas Tinombala masih disemayamkan di kamar jenazah rumah sakit tersebut. Belum diketahui secara pasti soal keluarga keduanya yang akan datang menjemput. Kedua jenazah tersebut masing-masing Al Haji Kaliki alias Ibrohim dan Alqindi alias Muaz.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota MIT Poso terlibat kontak senjata di pedalaman Sausu, Parigi Moutong pada Kamis (21/3/2019). Kontak senjata itu mengakibatkan tiga anggota MIT Poso pimpinan Ali Kalora tewas.

Jenazah ketiga anggota MIT Poso yang juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polri di Palu pada Jumat (22/3/2019).

Kabidh Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto menyebutkan, dengan tewasnya ketiga anggota MIT tersebut, jumlah DPO saat ini tersisa sembilan orang. Sebelumnya pada awal Maret 2019 lalu, Satgas Tinombala juga menembak mati salah seorang di antaranya, dan menangkap satu anggota MIT lainnya. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here