Kontak Tembak di Poso, Satu Tewas, Satu Ditangkap

0
256

POSO, beritapalu | Kontak tembak antara Satgas Tinombala dengan Kelompok DPO Mujahidin Indoensia Timur (MIT) terjadi di sekitar perkebunan Padopi Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (3 Maret 2018).

Ilustrasi

Sebelumnya sekitar pukul 09.30 Wita, salah satu tim Satgas Tinombala mendapat informasi tentang lima orang DPO (Daftar Pencarian Orang) sedang beristirahat di pondok warga di perkebunan Padopi Desa Kilo.

Informasi itu ditindaklanjuti oleh tim Satgas dan langsung mengerahkan 12 personel dipimpin Mayor Inf Aryudha untuk melakukan pengecekan ke lokasi dimaksud.

Informasi itu ternyata benar, tim Satgas yang turun menemukan kelompok tersebut dan kontak tembak tak dapat dihindari.

Satu orang DPO tewas yang diidentifikasi adalah Basri alias Romzi yang juga adalah DPO asal Bima, Nusa Tenggara Barat.

Satu orang DPO lainnya yakni Aditya alias Ibad alias Kuasa yang merupakan DPO asal Ambon berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Tim Satgas juga menemukan sebuah senjata laras panjang jenis M16.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol. Lukman Wahyu Hariyanto yang dikonfirmasi usai melantik siswa kepolisian di SPN Panimba membenarkan kontak tembak yang mengakibatkan seorang DPO MIT tewas dan satunya lagi teratngkap.

Meski demikian, Kapolda tidak menyebutkan identitas keduanya karena masih dalam proses identifikasi.

Jenazah anggota DPO yang tewas tersebut akan dievakuasi dari Tenpat Kejadian perkara (TKP) di Poso dan rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu, Senin (4/3/2019).

Sebuah sumber menyebutkan, Kapolda Sulteng bersama Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang bertolak ke Poso serangkaian dengan peristiwa tersebut. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here