Suplai Air Bersih Terhenti, Pengungsi di Loli Pesua Tersiksa

0
150

DONGGALA – Kehidupan warga terdampak bencana di Kamp Pengungsian Desa Loli Pesua, Kabupaten Donggala benar-benar membuat miris. Bagaimana tidak, air yang menjadi sumber kehidupan itu tidak tersedia dengan memadai.

Kondisi tenda pengungsian di Loli Pesua. (Foto: Mohamad Nurfan)

Kesulitan air bersih di tenda pengungsian itu tidak hanya dialami oleh satu atau dua orang saja, melainkan juga dialami oleh sedikitnya 135 Kepala Keluarga yang rumahnya rata dengan tanah oleh terjangan tsunami dan tinggal sementara di tenda-tenda bantuan itu.

Mohammad Nurfan, salah seorang warga yang tinggal sementara di kamp itu sejak tsunami  melibas rumahnya 28 September 2018 lalu menceritakan, bantuan air bersih yang biasanya didrop oleh Palang Merah Indonesia (PMI), sejak sebulan terakhir ini sudah berhenti atau tidak ada lagi.

“Kami juga tidak tahu kenapa tiba-tiba tidak ada lagi air yang didrop PMI,” ujarnya kepada KabarSultengBangkit, Senin (11 Februari 2019).

Praktis sejak suplai air bersih itu berhenti, warga di kamp itu pontang panting mencari air bersih dari berbagai sumber.

“Kami sedikit tertolong karena di kampung bawah ada sumber air, tapi tidak banyak, itu pun kita harus turun berjalan kaki ratusan meter,” ujar Nurfan. Letak kamp pengungsian di Desa Loli itu memang berada lebih tinggi dari lokasi terjangan tsunami.

Ia mengaku, ada perusahaan galian C di sekitar lokasi itu yang sempat membantu menyuplai air. Namun sekali lagi katanya, tidak mencukupi. Itu pun suplai airnya sekali dalam dua atau tiga hari.

“Jadi benar-benar mendirita kami di sini,” imbuhnya.

Karena ketiadaan air itu lanjutnya, kamp pengungsian itu menjadi bau disebabkan kotoran manusia yang hanya  dibuang di sekitarnya.

“Bagaimana mau buang air besar di wc kalau tidak ada airnya,” ujarnya.

Ia berharap ada pihak yang peduli dengan kondisi di kamp pengungsian itu, terutama kesinambungan suplai air bersih karena menyangkut hajat hidup para pengungsi yangjumlahnya ratusan itu. [afd]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here