Published On: Mon, Jan 21st, 2019

Polres Palu Selidiki Kasus Pengungsi Keracunan Makanan

PALU, beritapalu | Insiden keracunan makanan nasi bungkus yang dibagikan di kamp pengungsian di kelurahan Tipo dan Kabonena, Sabtu (19 Januari 2019) mendapat perhatian Polres Palu.

Salah seorang anak pengungsi bersama ibunya mendapat penanganan medis akibat keracunan makanan di Rumah Sakit Anutapura, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/1/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Paur Subbag Humas Polres Pali, Aipda I Kadek Aruna mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan di lapangan terkait insiden yang mengakibatkan sekitar 38 orang pengungsi harus dilariakn ke rumah sakit terdekat.

Kadek mengaku telah mendatangi korban di Rumah Sakit Umum Anutapura Palu dan bahkan memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi.

“Menurut keterangan salah seorang saksi, saat itu ada mobil Suzuki APV berplat merah kode B datang membawa dua kantong plastik besar yang diperkirakan sekitar 200 nasi bungkus dan diterima oleh salah seorang pengungsi, dan setelah itu, mobil tersebut langsung pergi,” jelasnya.

Selain itu, Polres Palu juga mengirim anggotanya ke Kabupaten Parigi Moutong, karena berdasarkan keterangan saksi, nasi bungkus tersebut berasal dari Parigi Moutong.

Polisi juga mengambil sampel makanan nasi bungkus tersebut untuk diuji di laboratorium.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto SIK mengimbau kepada masyarakat kota Palu yang masih berada di tempat pengungsian harus berhati-hati lagi, apa bila ada orang memberikan makanan harus mencatat identitasnya untuk mempermudah mencari orang tersebut mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

“Jangan asal menerima, harus mencatat identitas yang mengantar dan yang menyumbang, serta mencatat nomor pelat kendaraan yang mengantar, apa bila ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, dapat dengan mudah melacaknya”. pesan Mudjianto.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengungsi yang mendiami kamp di Kelurahan Tipo dan Kabonena mengalami keracunan yang diduga dari nasi bungkus yang dibagikan di kamp tersebut, Sabtu (19/1/2019). Puluhan korban yang terdiri dari anak dan dewasa itu masih dirawat di RSU Anutapura Palu dan sebagiannya sudah diperbolehkan pulang. (afd/wan)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: