Usulkan Dana Stimulan dan Santunan Kematian Rp2,6 Triliun

0
196

PALU, beritapalu | Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengusulkan dana stimulan dan santunan kematian bagi korban bencana senilai Rp2,6 triliun.

(Grafis: KabarSultengBangkit)

Usulan dana sebesar itu dituangkan dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Sulawesi Tengah Nomor 360/006/BPBD-G.ST/2019 pada 8 Januari 2019 tentang Penetapan Data Korban Bencana Alam Gempa Bumi, Tsunami dan Likuefaksi

Dana stimulan tersebut, kata Gubernur Longki Djanggola, diperuntukkan bagi warga yang rumahnya rusak berat sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan Rp10 juta.

Sedangkan untuk dana santunan kematian sebesar Rp15 juta diperuntukkan bagi warga korban meninggal dunia akibat bencana gempa bumi, tsunami dan likuefaksi.

Dengan dana stimulan tersebut masyarakat bisa memperbaiki dan menempati rumahnya kembali.

“Kalau dana stimulan sudah cair, korban dapat memperbaiki rumahnya. Sehingga tidak seluruh masyarakat yang mengungsi akan menempati huntara,” kata Longki pada peresemian Hunian Sementara (Huntara) Gawalise di Kelurahan Duyu, Palu, Selasa (`5/1/2019).

Gubernur berharap agar masyarakat bersabar, karena pencairan dana stimulan baru bisa dilakukan setelah pemerintah pusat mencairkan dana tersebut.

Terpisah, Sekretaris Kota Palu, Asri L. Sawayah, mengatakan, masyarakat yang namanya belum masuk ke pendataan, bisa melapor ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).[KabarSultengBangkit]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here