Jumlah DPO Poso Bertambah Jadi 14 Orang

0
403

PALU, beritapalu | Jumlah Daftar Pencarian Orang (DPO) anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso bertambah empat orang, dari 10 orang tahun 2018 lalu menjadi 14 orang di 2019 ini.

Kepala Sub Satgas Humas Tinombala 2019 AKP Wianrto menunjukkan Daftar Pencarian Orang (DPO) Poso di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (9/1/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Sepuluh orang pertama DPO tersebut masing-masing Ali Ahmad alias Ali Kalora, Basir alias Romzi, Qatar alias Farel alias Anas, Askar alias Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Mukhlas, Abu Alim alias Ambo, Moh Faisal alias Namnung, Alhaji Kaliki alias Ibrohim, Rajif Gandi Sabban alias Rajes, dan Aditya alias Idad alias Kuasa.

Sedangkan empat DPO tambahan masing-masing Alvin alias Adam alias Mus’ab (DPO Banten), Jaka Ramadan alias Ikrima (DPO Banten), Alqindi Mutaqien alias Muaz (DPO Banten), dan Andi Muhammad alias Abdullah (DPO Makassar).

Ke-14 DPO Poso itu akan terus diburu dengan sandi operasi “Tinombala” yang telah diperpanjang kembali, terhitung mulai 7 Januari hingga 6 April 2019 atau selama 90 hari.

Kepala Satgas Humas Tinombala 2019 AKP Winarto saat dihubungi mengatakan, pola operasi perburuan DPO tersebut bersifat operasi kewilayahan dan melibatkan unsur TNI. Mabes Polri sebutnya hanya bersifat back-up.

“Mohon maaf, kami tidak dapat merinci lebih jauh soal strategi perburuan dan taktis di lapangan karena menyangkut sudah menyangkut teknis operasi,” sebut Winarto, Rabu (9/1/2019).

Ia mengimbau agar para DPO tersebut segera menyerahkan diri. Ia menegaskan akan tetap menjung tinggi nilai-nilai hak azasi manusia dalam penindakannya.

Kepada masyarakat di wilayah operasi terutama Poso, Sigi dan Parigi Moutong, ia mengimbau partisipasi dan dukungannya agar tercipta situasi keamanan yang kondusif untuk kondisi yang lebih baik. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here