Pemkab Sigi Sanggupi Bangun Huntap di Eks HGU Hasfarm

0
260

SIGI, beritapalu | Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapata menyanggupi permintaan warganya yang terkena bencana agar membangun Hunian tetap (Huntap) di bekas lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Hasfarm di Desa Pombewe.

Bupati Sigi Irwan Lapata (tengah berdiri membelakangi) pada pertemuan dengan warga pengungsi di Desa Pombewe, Kamis (3/1/2019). (Foto: Humas Pemkab Sigi)

Kesanggupan tiu dinyatakan Bupati saat bertemu dengan para pengungsi dari Desa Jono Oge, Lolu, dan Pombewe di lokasi bekas HGU Hasfarm di Desa Pombewe, Kamis (3 Januari 2019) sore.

Selian Bupati Irwan, pertemuan itu juga dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Kepala BPBD, Kadis PMD, Kadis Sosial bersama Sekretaris dan kepala Bidang Dinas Sosial, Kadis Nakertrans, Perwakilan PUPR, Camat Biromaru, kades jono, Pembina Desa dan masyarakat pengungsi Huntara sangurara.

Bupati mengatakan, meskipun dirinya menyanggupi pembangunan Huntap di Pombewe itu, namun ia mengaku tetap harus mengikuti prosedur yang berlaku.

“Pemkab Sigi akan segera menginformasikan pelepasan kawasan tersebut dengan Pemprov Sulteng yang masih menunggu hasil selanjutnya dan akan membentuk tim untuk menginventarisir data yang ada di setiap desa agar dapat dilakukan tindak lanjut untuk pembangunan Huntap,” ujar Bupati Irwan.

Bupati menjelaskan, prosedur yang harus dilalui di antaranya menyiapkan bagaimana dan seperti apa Huntap tersebut dibangun.  Proses ini menurutnya masih cukup panjang, karena harus melalui Pemerintah Pusat lewat Kementerian PUPR, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa.

“Karena itu, kita perlu melengkapi data warga di pengungsian untuk pembangunan Huntap,” imbuhnya.

Data warga itu sebutnya, tidak saja penting dalam kaitan pemberian bantuan, baik logistik maupun perlengkapan lainnya, tetapi juga untuk keperluan lain seperti penyaluran air bersih, apalagi  di wilayah itu termasuk wilayah yang sulit air.

Terkait dengan data warga tersebut, Bupati juga meminta agar warga berkoordinasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan. Apabila ada warga yang kehilangan atau belum memiliki KTP agar segera melaporkan ke Dinas Dukcapil.

“Semoga musibah ini akan segera berakhir dan kita dapat bangkit kembali menata kehidupan yang lebih baik kedepannya,” harap Bupati kepada warganya. (wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here