118 Anak Terpisah Dari Orang Tuanya Saat Bencana di Pasigala

0
236

PALU, beritapalu | Kementerian Sosial mencatat, sedikitnya 118 anak yang terpisah dari orang tuanya atau hilang saat terjadi bencana gempa, tsunami and likuifaksi di palu, Sigi, dan Donggala 28 September 2018 lalu.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos Nahar (kanan) menyapa seorang anak difabel pada One Day for Children di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (13/12/2018). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

“Dari jumlah tersebut, baru 30 orang anak yang telah direunifikasi atau dipertemukan kembali dengan orang tuanya,” ungkap Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI, Nahar saat menghadiri kegiatan One Day for Children di Palu, Kamis (13/12/2018).

Kemensos bersama mitra terkait kata Nahar  masih terus mengusahakan agar anak-anak yang terpisah itu dapat dipertemukan kembali dengan orang tua atau keluarganya.

Menurut Nahar , utama yang dilakukan oleh Kementerian Sosial  untuk melakukan perlindungan terhadap anak pasca terjadinya bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, yakni Family Tracking dan  reunifikasi.

Kemensos juga melakukan tugas pencegahan dan memberikan dukungan pelayanan psikososial kepada anak.

“Sejak 29 September 2018, Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak telah mendirikan Sekretariat Bersama (Sekber) Perlindungan Anak di Dinas Sosial provinsi dan Balai Rehabilitasi Sosial Nipotowe di Palu bekerjasama dengan UNICEF dalam rangka membantu pemulihan dan rehabilitasi sosial bagi anak-anak Palu, Sigi, dan Donggala,” sebutnya.

Kementerian Sosial juga telah mengerahkan 44 pekerja sosial Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak atau dikenal dengan Sakti Peksos.

Salah satu bentuk layanan dukungan psikososial anak adalah mengkoordinasikan dan melaksanakan kegiatan Pondok Anak Ceria yang berada di 10 lokasi yakni Balaroa, Dolo Selatan, Donggala, Duyu, Gunung Bale, Kawatuna, Lapangan Wwalikota Palu, Mamboro Boya, Masjid Agung Palu, dan MTS Alkhairat Mamboro Palu. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here