Fenomena Likuifaksi Terdahsyat, Parlemen dan JICA Jepang akan Kaji

0
312

PALU, beritapalu | Parlemen Jepang dan tim Japan International Cooperation Agency (JICA) menaruh perhatian besar atas fenomena likuifaksi yang terjadi di Palu dan Sigi dan menelan cukup banyak korban jiwa pada 28 September 2018 lalu.

Gubernur Sulawesi Tengah bersama parlemen Jepang dan tim JICA Jepang di Rujab Gubernur Sulteng, Minggu (9/12/2018). (Foto: istimewa)

Dalam kesempatan bertemu dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola di Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (9/12/2018), anggota parlemen Jepang dari Partai Demokrat Liberal, Terus Fukui dan Tadahiko menyatakan, ia bersama JICA akan melakukan kajian mendalam terkait dengan fenomena alam yang dinilainya terdahsyat di dunia itu.

Terus Fukui menjelaskan, kajian itu penting dilakukan sebagai masukan untuk pembangunan Sualwesi Tengah yang lebih baik dan lebih kuat.

Parlemen Jepang dan Tim JICA itu mengaku sudah mengunjungi beberapa lokasi bencana, baik di Palu, Sigi maupun Donggala. Ia menjanjikan, pihaknya akan segera mengungkap penyebab-penyebab terjadinya liukifaksi itu setelah kajian selesai.

Mereka berharap, hasil kajian itu dapat mejadi bahan untuk proses pemulihan dan reksontruksi pascabencana, sekaligus dalam upaya mitigasi bencana.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyemapaikan terima kasih kepada parlemen dan tim JICA Jepang yang teah datang dan melakukan kajian. Gubernur juga mengapersiasi rasa simpati yang ditunjukkan pihak Jepang atas bencana tersebut dan semangat untuk kebangkitan kembali Sulawesi Tengah. (wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here