Jenazah Korban KKB Papua Diberangkatkan ke Morowali

0
304

PALU, beritapalu | Tiga jenazah korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kabupaten Nduga, Papua asal Sulawesi Tengah tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sabtu (8/12/2018) dan langsung dibawa ke Kabupaten Morowali untuk dimakamkan.

Seorang keluarga membawa foto korban Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Nduga, Papua Yudsafat saat tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (8/12/2018). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Dua jenazah tiba sekitar pukul 06.40 Wita, masing-masing Yosafat dan Yusran menggunakan pesawat Lion Air. Sedangkan satu jenazah lainnya yakni Aris Usi tiba sekitar pukul 13.30 Wita menggunakan pesawat Batik Air.

Menurut salah seorang keluarga yang mendampinginya Daniel Pariangan, sedianya ketiga jenazah itu akan diberangkatkan ke Palu dari Makassar bersamaan, namun karena kargo pesawat yang terbatas, maka jenazah Aris Usi diberangkatkan belakangan.

Begitu jenazah Aris Usi tiba di bandara Mutiara Sis Aljufri, ketiganya langsung dibawa ke Morowali menggunakan tiga unit ambulance, dua di antaranya milik Dokkes Polda Sulteng.

Sebelum berangkat, Daniel menceritakan kronologi penyerangan terhadap pekerja PT Astadi Karya tersebut.

Menurut Daniel, hari itu para pekerja tidak sedang bekerja di lapangan karena sedang ada peringatan 1 Desember. Namun KKB tersebut tiba-tiba mendatangi para pekerja tersebut di kompleks apra pekerja.

Mereka katanya mengikat para pekerja itu satu persatu, dijejer, berbaris lima orang setiap barisan lalu ditembaki.

“Ada yang sempat melarikan diri, namun tetap dikejar dan diberondong dengan senjata,” ungkap Daniel.

Daniel mengaku tidak tahu persis motif dari penyerangan itu. Yang pasti lanjutnya, ketiga pekerja asal Morowali itu terbilang belum lama bekerja di Kabupaten Nduga, Papua itu.

Almarhum Yusran dan Aris Usi disebutnya adalah saudara kandung.

“Sebenarnya ada empat pekerja asal Sualwesi Tengah, namun hanya tiga dibawa ke Palu karena yang satunya Fais Syaputra diambil keluarganya di Makassar,” sebut Daniel. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here