Rumah Zakat Distribusikan 20.000 Paket Superqurban di Palu

0
102

PALU, berita Palu | Rumah Zakat, sebuah lembaga kemanusiaan mendistribusikan sedikitnya 20.000 paket superqurban dan sembako untuk korban gempa,tsunami, dan likuifaksi di Palu.  Pendistribusian paket superqurban yang antara lain berisi kornet rendang daging sapi itu dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Palu.

Walikota Palu Hidayat (tengah) bersama Koordinator Rumah Zakat Alrazy Izatal Yazid (kiri) dan Kasubdit BNPB Endang Sukandar pada penyaluran secara simbolis kornet superqurban bantuan Rumah Zakat untuk korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (19/11/2018). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Dalam seremoni distribusi di halaman Kantr Walikota Palu, Senin (19/11/2018), Koordinator Rumah Zakat untuk wilayah Sulteng Alrazy Izatul Yasid mengungkapkan, paket superqurban sebanyak 20.000 itu adalah kelanjutan dari paket bantuan yangs udah disalurkan sebelumnya.

“Sejak proses tanggap darurat lalu, Rumah Zakat telah mendistribusikan 10.781 paket superqurban kepada masyarakat. Jadi ini adalah paket tambahan yang kali ini didistribusikan bersama Pemkot Palu,” ungkap Alrazy.

Tak hanya menyalurkan paket bantuan seperti itu, Rumah Zakat juga sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara (Huntara) di Palu dan Sigi. Selain itu, dibangun pula sekolah dan masjid darurat, serta pendampingan untuk pemberdayaan warga khususnya yang terdampak gempa.

“Kami berada di sini tidak untuk sebulan atau dua bulan saja, kami akan berada di sini untuk paling tidak hingga tiga tahun mendatang karena kami juga melakukan usaha-usaha pemberdayaan baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, juga lingkungan pascabencana agar warga yang terdampak dapat kembali pada kehidupannya seperti sebelum bencana,”sebut Alrazy lagi.

Walikota Palu Hidayat mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh Rumah Zakat itu dan berterima kasih telah berpartisipasi aktif dalam usaha membantu keterpurukan warga setelah dilanda bencana hebat.

Hidayat juga menyambut positif Rumah Zakat yang menggandeng Pemkot Palu dalam distribusi bantuan itu. Menurut Hidayat, langkah itu sangat tepat karena secara kewilayahan, Pemkot-lah yang paling tahu kondisi warga, terutama yang terdampak bencana.

“Sinergi seperti inilah yang kita harapkan, karena banyak bantuan yang masuk baik dari perorangan maupu lembaga namun tidak diketahui pendistribusiannya, sehingga banyak yang double dan sebaliknya ada juga warga yang justru tidak mendapatkannya,” ujar Walikota.

Dengan sinergi yang terjalin bersama Rumah Zakat seperti itu, Walikota berharap, penyaluran bantuan itu dapat tepat sasaran. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here