Menteri Agama Salurkan Bantuan ASN Rp14 Miliar

0
118

PALU, beritapalu | Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Syaifuddin menyalurkan bantuan untuk korban bencana di Kabupaten Sigi, Dongggala, dan Kota Palu lebih dari Rp14 miliar, Senin (19/11/2018).

Suasana penyambutan Menteri Agama di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1Palu, Senin (19/11/2018). (Foto: Istimewa)

Bantuan ini murni berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah Kementerian Agama se indonesia yang ditujukan kepada para korban yang terkena dampak bencana alam di Sulawesi Tengah.

Dana sebesar itu akan disalurkan secara bertahap melalui berbagai skema, antara lain melalui tali asih atau santunan duka kepada ASN dan keluarga, siswa dan siswi, mahasiswa dalam lingkup Kementerian Agama.

Santunan juga diberikan kepada siswa dan mahasiswa yang mengalami luka berat, perlengkapan sekolah, bantuan sarana dan prasarana belajar, bangunan Kantor Urusan Agama (KUA) sebanyak empat unit.

Menteri Agama mengatakan, bantuan yang diberikan juga kepada rumah rumah ibadah, madrasah, sekolah theologia, serta perbaiikan rumah rumah ibadah seperti masjid, pura, vihara, dan gereja.

Selain memberikan bantuan dari ASN, Menag Lukman juga menyampaikan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) juga ikut memberikan bantuan sejumlah lebih dari Rp20 miliar yang di salurkan dalam berbagai bentuk kegiatan.

Dalam kunjungannya ke lokasi bencana di Sulawesi Tengah, Menag juga meninjau beberapa lokasi di Palu dan Sigi milik Kementerian Agama seperti kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang porak poranda akibat tsunami dan Kantor Urusan Agama yang juga rusak akibat gempa bumi di Sig.

Untuk melakukan pengawasan terhadap proses distribusi bantuan, Kemenag membentuk satuan tugas khusus dalam pengawasan yang dipimpin oleh Kepala Biro Kemenag yang ditempatkan di Palu.

Tahun 2019 mendatang, Menag berjanji akan memprioritaskan untuk membangun gedung-gedung dan kantor termasuk rumah rumah ibadah dan sekolah dalam naungan Kemenag, termasuk memprioritaskan kampus IAIN Palu yang rusak berat akibat gempa dan tsunami. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here