Tanggap Darurat Berakhir, Yon Kes 2/Divif 2 Kostrad Pulang ke Malang

0
763

PALU, beritapalu |  Sebanyak 102 orang personel kesehatan yang tergabung  dalam Satgas Batalyon Kesehatan (Satgas Yon Kes)  Divisi Infanteri 2 Kostrad dalam penanganan kesehatan korban gempa dan tsunasi di Sulawesi Tengah kembali ke induk pasukan.

Pangkogasgabpad memberi ucapan selamat kepada personel YonKes2/Divif 2 Kostrad saat pelepasan kembali ke Malang, Rabu (24/10/2018).(Foto: istimewa)

Kembalinya Satgas Yonkes 2 Kostrad  ke kesatuannya adalah telah berakhirnya status tanggap darurat bencana yang telah berakhir pada hari  Selasa (24/10/2018) serta  kondisi penanganan kesehatan  saat ini sudah membaik.

Fungsi pelayanan  medis di daerah bencana perlahan sudah pulih kembali, walaupun demikian masih terdapat satu Batalyon kesehatan yang tetap tinggal  memberikan  pelayanan kesehatan di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

Dua Batalyon Kesehatan Kostrad  yang diturunkan oleh TNI juga  mengerahkan KRI TNI AL Dr. Suharso  yang merupakan Rumah sakit Kapal. Pangkogasgab mengucapkan terimakasih kepada satuan Batalyon  Kesehatan 2 Kostrad  yang telah membantu penyelamatan dan mengevakuasi serta memberikan pelayanan kesehatan satu hari setalah terjadinya bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi hingga perpanjangan masa tanggap darurat kedua.

“Sungguh suatu pengabdian yang luar biasa dan wajib diapresiasi,  kalian telah bekerja dengan sangat baik dan penuh semangat, sehingga masyarakat bisa merasakan bantuan medis yang sangat dibutuhkan. Satuan Yon Kes 2 Kostrad harus kembali karena sebagai bagian dari Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI yang siaga operasional dan penindak awal dari ancaman terhadap keselamatan dan kedaulatan bangsa dan negara, “ ujar Pangkogasgabpad.

Pimpinan rombongan yang akan kembali ke kesatuan dipimpin oleh Kepala Kesehatan Kostrad Kol Ckm dr. A Zumaro. Sementara Danyon Letkol Ckm dr Jefri yang memimpin Batalyon Kesehatan 2 Kostrad yang akan kembali ke induk pasukannya di Malang mengatakan  bahwa satuannya kembali ke pangkalan  untuk kembali bersiaga dan siap digerakkan bila tugas mengharuskan kehadiran kami di manapun ditugaskan.

“Banyak sekali pengalaman yang didapat dari Personel Yonkes 2 Kostrad  seperti memberikan pelayanan kesehatan kepada pengungsi yang berdesak-desakan di Bandara Sis Aljufri.  Selain itu mereka harus membangun tenda sendiri di halaman BMKG Balaroa untuk  memberikan pelayanan medis dan memberikan pelayanan kesehatan kepada para  pengungsi akibat bencana,” ujar Danyon Kes 2/Kostrad

Berbagai pelayanan medis seperti  patah tulang, luka robek akibat benturan, gangguan pernapasan (ISPA) dan berbagai keluhan sakit lainnya.  Seperti pengamalan Serma Suradi salah satu anggota Yon Kes 2/Kostrad yang memiliki pengalaman membantu persalinan warga Balaroa yang hendak melahirkan. Dalam suasana gempa susulan yang masih terjadi dan tidak adanya  bidan serta situasi darurat di pengungsian mengharuskan Serma Suradi menangani persalinan yang belum pernah ditanganinya sebelumya.

Selain itu Yonkes 2/Kostrad berperan dalam penyemprotan disinseksi sebanyak 30.000 liter air dan larutan K-Othrine utk disemprotkan melalui udara di pemakaman massal Poboya. Mereka juga melakanakan  fogging, spraying serta water spraying menggunakan Hely Mi  8.(wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here