Lima Dubes Eropa Identifikasi Kebutuhan Korban Bencana

0
605

PALU, beritapalu |Jumat (19/10/2018), Lima duta besar negara Eropa mengunjungi Kota Palu untuk melihat daerah-daerah yang rusak akibat gempa dan tsunami serta likuifaksi.

Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Arifin Muh. Hadi (kanan) memberikan penjelasan kepada sejumlah duta besar dan lembaga kemanusiaan asing yang berkunjung ke Posko Bencana PMI di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (19/10/2018). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kelima duta besar itu masing-masing Dubes Perancis Jean Charles Berthonnet, Dubes Italy Vittorio Sandalli, Dubes Austria Ibu Helen Steinhausl, Dubes Denmark Rasmus Abildgaard Kristensen, Dubes Austria Andreas Heuberger Conul, Dubes Jerman HE Peter Schoof D, Uni Eropa Vincent Guerend, dan Team Leader EU Civil Protection Team, Kolonel Bruno Maestracci.

Selain meninjau Posko PMI dan wilayah yang terdampak bencana, mereka juga melakukan identifikasi kebutuhan-kebutuhan para korban gempa dan tsunami serta likuifkasi yang terjadi 28 September 2018 lalu.

Duta Besar Uni Eropa Vincent Guerend menyatakan kesiapan mereka untuk memberikan  kontribusinya untuk Kota Palu pasca bencana tersebut.

Ia mengatakan, setelah meninjau berbagai wilayah yang terdampak akibat gempa dan tsunami mereka akan segera memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan dan tentu saja jika direstui oleh pemerintah Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah akan menyeleksi bantuan asing tersebut. Tidak seluruhnya dapat diterima kecuali yangbenar-benar dibutuhkan, terutama bagi korban yang terdampak bencana.

Mereka mengaku tidak lagi memberikan bantuan semacam sembako karena sudah cukup banyak bantuan seperti itu . Mereka akan fokus terhadap kebutuhan yang paling dibutuhkan saat ini seperti penerangan,  air bersih dan rumah hunian sementara.

Sementara itu, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat Arifin Muh. Hadi menyatakan, saat ini sudah banyak tenda-tenda bantuan dari berbagai negara seperti Qatar, Turki, dan Cina.

Tenda bantuan luar negeri tersebut akan dimanfaatkan sebelum dibangunnya rumah hunian sementara bagi korban bencana. (wan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here