Kirab Satu Negeri GP Ansor Ziarah ke Makam Guru Tua

0
175

Usulkan Jadi Pahlawan Nasional

Sejumlah anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor usai ziarah dan mendeklarasikan dukungan untuk Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional di Kompleks Perguruan Alkhairaat di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (25/9/2018). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Setelah menjajal bumi Parigi Moutong, rombongan Kirab Satu Negeri Gerakan Pemuda (GP) Ansor akhirnya tiba di Palu, Selasa (25/9/2018).

Di Palu, rombongan kirab yang telah diluncurkan sejak 16 September lalu di ujung barat Indonesia, tepatnya di Sabang, melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya ziarah ke makam Guru Tua yang terletak dikompleks Alkhairaat Jalan Sis Aljufri Palu.

Sebelumnya juga dilaksanakan dialog sejarah dan kebudayaan, dan ziarah ke makam beberapa pendahulu di Palu yang berjasa kepada negeri seperti Pue Lasatande, Dayong Poluku, Pue Nggari, dan Pue Njidi. Ziarah itu juga dihadiri  Komunitas Historia Sulteng.

Selain itu, pada dua hari mendatang juga akan dilakukan penanaman pohon di hutan kota,  wisata  budaya, shalawat, safari Jumat, dan mengkuti rangkaian pembukaan Festival Palu Nomoni.

“Kirab Satu Negeri yang diinisiasi oleh GP Ansor ini bertujuan untuk menegaskan kembali komitmen kita terhadap empat pilar negara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Kita memang banyak perbedaan, tapi kesamaan kita lebih banyak. Karenanya, mari kita kedepankan kesamaan itu,” ujar Ketua DPW GP Ansor Sulteng Alamsyah Palenga disela-sela ziarah ke makam Guru Tua.

Tak hanya itu, momentum itu juga digunakan untuk mendeklarasikan dukungan terhadap Sayyid Idrus bin Salim Aljufri atau lebih dikenal dengan nama Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional.

“Ansor Sulteng mendukung Guru Tua  untuk diusulkan menjadi Pahlawan Nasional, karena cukup besar jasanya terhadap rakyat Sulawesi Tengah, dan juga Indonesia terutama di wilayah Timur. Guru Tua adalah sosok yang gigih membela negeri ini, beliau juga adalah peletak dasar dakwah dan pendidikan Islam,” jelas Alamsyah.

Dekalarasi itu dilakukan dalam sebuah upacara yang dihadiri unsur DPW GP Ansor Sulteng dan Banser, serta sejumlah komunitas. Meskipun sederhana, pembacaan deklarasi itu berlangsung khidmat.

Rombongan Kirab Satu Negeri itu dijadwalkan akan bertolak ke Donggala pada Rabu (26/8/2018) besok, tepatnya di Batusuya untuk melaksanakan Istighosah, apel dan konvoi. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here