Ketua PW Muhammadiyah Sulteng Wafat

0
96

PALU, beritapalu | Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Warga Muhammadiyah Sulteng berduka. Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulteng Drs H Ahmad Dahlan MS SH MH wafat dalam usia 71 tahun, Selasa (25/9/2018) sekitar pukul 11.55 WIB.

H. Ahmad Dahlan (Foto: Facebook.com)

Sekretaris PW Muhammadiyah Sulteng Muh Amin Parakkasi mengatakan, almarhum wafat di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta. Jenazah disemayamkan di rumah duka di Depok Jakarta.

“Oleh pihak keluarga, beliau akan dimakamkan di Jakarta Rabu (26/9/2019),”kata Muh Amin dalam keterangan persnya, Selasa (25/9/2018).

Menurut Muh Amin, mendiang Ahmad Dahlan sudah beberapa bulan menjalani perawatan di Jakarta, karena beberapa penyakit. Sempat ke Palu dan memimpin beberapa kegiatan, bahkan sempat mengikuti kegiatan safari Ramadan.

“Setelah itu, beliau sakit lagi dan kembali menjalani perawatan di Jakarta, sampai kemudian kami dengar kabar beliau wafat,”katanya.

Berdasarkan hasil koordinasi dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palu, diputuskan untuk melaksanakan salat ghaib saja karena almarhumah dimakamkan di Jakarta.

“Insya Allah untuk PDM Kota Palu dan PWM Sulteng, salat ghaib akan dilaksanakan di Masjid Al-Furqan, Rabu 26 September 2018, setelah salat duhur. Tetapi bagi masjid-masjid Muhammadiyah yang juga ingin salat ghaib, disilakan. Termasuk seluruh Pimpinan Daerah, juga diharapkan bisa mengorganisir warga dan simpatisan untuk melaksanakan salat ghaib. Untuk waktunya, silakan menyesuiakan saja,” kata Muh Amin lagi.

H Ahmad Dahlan terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tengah periode 2015-2020 dalam Muswil Muhammadiyah yang digelar Maret 2016 lalu di Kota Palu.

Ahmad Dahlan lahir di Bengkulu pada 1947. Jabatan terakhirnya sebagai abdi negara yakni Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo.

Pernyataan duka, disampaikan Ketua Nahdhatul Ulama Sulteng, H. Abdullah Latopada. Secara pribadi dan kelembagaan, Abdullah mengaku merasa kehilangan mitra dalam membangun umat Islam di Sulteng.

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, beliau orang baik. Kita merasa kehilangan mitra atau partner dalam membangun umat. Insyaallah beliau husnul khatimah,” ujar Abdullah, melalui sambungan telepon.

Ungkapan duka, juga disampaikan seluruh Ketua-Ketua Organisasi Otonom di lingkungan Muhammadiyah, serta pimpinan amal usaha.(afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here