Perbankan se Sulteng Luncurkan Kartu GPN

0
158

PALU, beritapalu | Perbankan se Sulawesi Tengah yang dimotori oleh Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sulteng meluncurkan kartu Gerbang Pembayaran nasional (GPN) di anjungan pantai Talise, Minggu (16/8/2018).

Kepala Cabang Bank BNI Syariah Palu Mariyono (kanan depan) menyerahkan kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) kepada nasabahnya pada kampanye kartu GPN di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (16/9/2018). Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengah bekerjsama dengan seluruh perbankan setempat melakukan kampanye kartu GPN sebagai kartu transaksi multiguna yang aman dan efisien. (Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Peluncuran kartu GPN yang didahului dengan jalan santai itu dihadiri sejumlah insan perbankan dan warga, termasuk pemerintah dan nasabah bank.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gimba oleh para pimpinan bank dan Gubernur Sulteng yang diwakili oleh Asisten bidang perekonomian Elim Somba dan penyerahan secara simbolis karti GPN kepada wakil nasabah masing-masing bank.

Dalam sambutannya, Pemimpin BI Kantor Perwakilan Palu Miyono menyebutkan, kartu GPN itu sudah diluncurkan diJakarta belum lama ini. Namun agar lebih dikenal oleh warga terutama di Sulteng, maka dibuatkan pula kegiatan peluncuran sekaligus kampanyenya di Palu.

Kartu GPN adalah kartu yang memiliki fungsi sama dengan akrtu ATM atau kartu debit yang selama ini digunakan oleh nasabah. Bedanya terdapat pada logo kartu tersebut. Kartu lama menggunakan logo Master Card atau Visa, namun pada kartu ATM atau Debit GPN terdapat logo burung garuda di sudut kanan bawahnya.

Petugas Bank BNI Syariah melayani nasabah yang mengganti kartu debitnya dengan kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Palu, Sualwesi Tengah, Minggu (16/9/2018). Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengah bekerjsama dengan seluruh perbankan setempat melakukan kampanye kartu GPN sebagai kartu transaksi multiguna dan efisien. (Foto: ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Fungsi kartu itu sama dengan kartu ATM atau debit biasa. Yang terutama membedakannya adalah biaya ketika kartu itu digunakan. Seperti diketahui, transaksi menggunakan kartu debit atau ATM biasanya dikenakan biaya oleh merchant. Namun dengan kartu GPN, biaya itu menjadi nol persen.

“Penggunaan kartu GPN sangat menguntungkan karena lebih efisien atau lebih murah. Kita juga dapat bertransaksi antarbank tanpa harus mengkhawatirkan biaya yang harus dikeluarkan akibat transaksi itu,” sebutnya.

Asisten bidangekonomi Pemprov Sulteng Elim Somba menyambut baik hadirnya kartu GPN menggantikan akrtu debit atau ATM sebelumnya, akrena dengan demikian katanya, ikut membantu ekonomi nasional.

“Kita harus bangga karena ini adalah produk yang sistemnya oleh perbankan nasional, bukan asing,” sebut Elim.

Pada launching kartu GPN, seluruh perbankan di  Sulteng membuka stand penukaran kartu ATM-debit yang melayani nasabah.

“Selama sepekan ke depan, di setiap bank akan ada layanan penukaran kartu ATM-debit ke kartu GPN,” ujarnya lagi. Syaratnya, cukup membawa kartu ATM dan Kartu Tanda Penduduk. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here