AJI Palu Apresiasi Penyelesaian Kasus Ketua AJI

0
172

PALU, beritapalu | Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Palu memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, terkait upaya penyelesaian kasus dugaan perbuatan tidak menyenangkan kepada ketua AJI Palu, Muhammad Iqbal beberapa waktu lalu.

Kanit Bimas Polsek Palu Timur Ipda Pirade (kanan) mengikuti sidang disiplin terkait laporan tindakan tidak menyenangkan oleh Ketua AJI Palu Mohammad Iqbal di Polres Palu, Senin (13/8/2018). (Foto: AJI Palu)

“Kami mengapresiasi profesionalisme polisi,” kata Ketua Divisi Advokasi AJI Palu, Fauzi Lamboka dalam siaran persnya, Senin (13/8/2018).

Menurut Fauzi, penyelesaian kasus itu telah dinyatakan selesai dengan sidang disiplin yang dilakukan Propam Polres Palu, di ruang Rupatama Polres Palu, Senin (13/8)

Sidang itu memutuskan, Kanit Binmas Polsek Palu Timur, Ipda Pirade terbukti melakukan pelanggaran disiplin, berupa perbuatan yang tidak menyenangkan terhadap pelapor Mohammad Iqbal.

Pimpinan sidang memutuskan, Ipda Pirade dihukum tidak dapat melaksanakan pendidikan selama dua periode atau satu tahun, mutasi yang bersifat demosi dan lepas dari jabatan.

Kasus itu, kata Fauzi, awalnya diaporkan ke Propam Polda Sulteng, namun karena oknum polisi tersebut bertugas di Polsek Palu Timur, maka kasus itu dilimpahkan ke Polres Palu.

Fauzi menjelaskan, sidang disiplin itu dilaksanakan Senin (13/8), dipimpin Wakapolres Palu, Kompol Basrum. Sidang yang berlangsung selama tiga jam itu, dimulai dari pemeriksaan para saksi terlapor dan pelapor.

Pimpinan sidang bahkan memberikan waktu kepada pelapor, untuk menyampaikan kronologi awal kejadian tertanggal 23 Juni 2018, saat terkena razia rutin di depan Pura Agung Jagatnatha Jalan Jabal Nur, Palu.

Mohammad Iqbal menjelaskan, perbuatan Ipda Pirade tidak menyenangkan dan  merasa dirugikan akibat perbuatan dari perwira itu.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pelapor, pimpinan sidang menunda selama 20 menit. Kemudian pimpinan sidang menerima salinan tuntutan dari penuntut, dalam hal ini unit Provost Polres Palu.

Waktu 20 menit itu digunakan Kanit Binmas Polres Palu, Ipda Pirade untuk mendatangi Mohammad Iqbal. Mereka terlihat saling berjabat tangan.

“Sidang ini bukan aksi balas dendam kepada Bapak, tetapi ini bentuk perhatian kami agar ke depan Bapak bisa lebih baik melayani masyarakat,” kata Iqbal kepada Ipda Pirade.

Dalam sidang itu, Ipda Pirade sangat menerima apa yang sudah menjadi putusan sidang, tanpa menyanggah atau keberatan atas putusan hasil sidang tersebut.

Sementara itu, Muhammad Iqbal yang  juga ketua AJI Palu usai sidang kode etik mengatakan polisi dan jurnalis merupakan dua profesi yang saling membutuhkan.

Namun kata dia, jika terjadi kasus-kasus yang mengarah pelanggaran, harus diselesaikan secara tuntas dan sesuai SOP. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here