Anak Muda Desa Lipulalongo Giatkan Literasi dan Wisata

0
866

BANGGAI LAUT, beritapalu | Warga dari berbagai desa di Kecamatan Labobo, Pemerintah Daerah Banggai Laut, Ketua Balai PAUD Provinsi Sulawesi Tengah dan Komunitas literasi se-Luwuk Banggai akan menghadiri Peluncuran Kampung Literasi di Pantai Binotik Desa Lipulalongo, Kec. Labobo, Kab. Banggai Laut yang dijadwalkan pada Rabu (1/8/2018).

Sejumlahanak membaca bukudi Kampung Literasi dan Wisata Literasi Bone Binotik, BanggaiLaut, Selasa (31/7/2018). (Foto: Bios Pustaka)

Peluncuran Kampung Literasi ini dirangkaikan dengan Pembukaan Wisata Literasi Bone Binotik. Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Forum Taman Bacaan Masyarakat, Pustaka Bergerak Indonesia juga pemerintah Kabupaten Banggai Laut.

Berkat perjuangan dan kegigihan dua pegiat literasi; Bois Pustaka dan Patroli Pintar Bhabinkamtibmas Lipulalongo/Lalong Polsek Lobangkurung, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI mempercayakan Desa Lipulalongo menjadi Kampung Literasi.

Program Kampung Literasi merupakan program nasional Kementrian Pendidikan yang disambut warga Desa Lipulalongo dengan semangat ‘Pololoi Buku’ atau semangat gotong royong.

Tujuan Kampung Literasi dan Wisata Literasi Bone Binotik untuk meningkatkan kecakapan hidup warga Desa Lipulalongo yang berpegang pada kearifan lokal. Baik kecakapan hidup dalam baca tulis, peningkatan ekonomi maupun kebudayaan.

Peluncuran kampung Literasi menampilkan sejumlah kegiatan kebudayaan dan pendidikan; pojok baca, Tambole, Tari Osulen, Main Tode, Main Kalar, Diskusi Literasi, Piknik Baca, Lomba Ridan, Lomba Banunut, Ode dan lain-lain.

Jusman Yusran, ketua Bois Pustaka Desa Lipulalongo mengatakan Kampung Literasi dan Wisata Literasi Bone Binotik akan dikelola oleh pemuda Desa Lipulalongo dan masyarakat Lipulalongo yang didukung oleh pemerintah desa, pemerintah kecamatan dan pemerintah kabupaten.

Jusman menambahkan, keinginan masyarakat menjadikan Pantai Binotik ini menjadi wisata Literasi berkat semangat literasi para pemilik lahan yang ada di seputaran pantai Binotik yang telah memberikan izin kepada anak muda Desa Lipulalongo untuk mengubah wajah Pantai Binotik; mulai dari pembersihan pantai, pembangunan gazebo, dan fasilitas lainnya. Niatan ini kemudian didukung penuh oleh warga Desa Lipulalongo.

“Wisata Literasi Bone Binotik dan Kampung Literasi, kami harapkan menjadi medium tempat warga Desa Lipulalongo dan orang dari luar desa, luar kabupaten, bahkan luar provinsi berbagi ilmu pengetahuan dan kebudayaan,” ujar Incon Halusi, pegiat Patroli Pintar Bhabinkamtibmas sekaligus ketua panitia pelaksanaan Kampung Literasi.

Hal ini juga disampaikan oleh Erni Aladjai, penggagas Komunitas Bois Pustaka, Erni mengatakan, pengelolaan Kampung Literasi yang berkelanjutan diharapkan akan melahirkan masyarakat yang peka literasi, berpikir terbuka, sadar lingkungan dan memunculkan anak-anak muda yang cerdas, kritis dan memiliki semangat membangun Desa Lipulalongo dalam semangat gotong royong dan memiliki ide-ide bernas dalam membangun desanya.

“Melalui kegiatan ini pula kami selaku masyarakat Desa Lipulalongo menaruh harapan besar kepada pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat untuk kiranya mendukung penuh program ini terutama dalam pengembangan Pantai Binotik untuk bisa menjadi Objek Wisata Literasi pertama yang ada di Banggai Laut,” ujar Rusman G. Sabina selaku warga Desa Lipulalongo. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here