Kecamatan Kinovaro Butuh Perbaikan Infrastruktur Jalan

0
72

SIGI, beritapalu | Hampir semua jalan penghubung antardesa di Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi berada pada kondisi yang memprihatinkan, sempit, tidak di aspal pula.

Anggota DPRD Sulteng Muh. Masykur memberikan penjelasan terkait persoalan infrastruktur di Kecamatan Kinovaro, Sigi, Sabtu (21/7/2018). (Foto: istimewa)

Hal ini diungkapkan warga dalam forum pertemuan  Reses Anggota DPRD Sulteng bersama Muh. Masykur di Aula Pertemuan Uwlera Desa Porame (21/7/2018).

Kepala Desa Balane, Sukiman, mengungkapkan sampai saat ini jalan di desanya tidak pernah diperbaiki sejak tahun 1992. Padahal setiap kali Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Desa selalu usulkan.

“Tapi usulan kami ini tidak pernah dipenuhi,” beber Sukiman.

Ia lantas mempertanyakan, apa gunanya di  setiap tahun dilaksanakan Musrenbang jika hasilnya juga tidak menggembirakan. Poros jalan yang rencananya tembus ke Palu saja belum ada titik terang kapan diperbaiki.

“Padahal pada pemerintahan gubernur HB. Paliudju  kami dijanjikan akan diperbaiki,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Masykur menjelaskan, apapun yang sudah ditetapkan dari hasil Musrenbang itu merupakan dokumen resmi yang dasarnya jelas, UU No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Kitab perencanaan pembangunan  sumbernya dari UU No. 5 Tahun 2004. Semangatnya dibangun dari bawah, dari desa. Sehingga sumber masukan program pembangunan yang dituangkan dalam APBD asalnya dari Musrenbang, desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan pusat, jelas Masykur.

Sehingga menurut Masykur kuncinya ada di seluruh warga, termasuk aparat pemerintah desa untuk mengawal seluruh tahapan sebelum RAPBD disahkan. Jikalau tidak didukung dengan pengawalan maka bisa jadi seperti pengalaman selama ini.

“Memang kita berharap agar semua permasalahan yang ada di desa secepatnya bisa disahuti dan direspon oleh pemerintah daerah. Apalagi hal seperti itu sudah sejalan dengan semangat pemerintah pusat, membangun Indonesia dari pinggiran. Dan itu adanya di desa-desa”, terangnya.

Masykur berharap seluruh kepala desa mengintensifkan komunikasi ke para pemangku kebijakan daerah untuk mengawal seluruh hasil Musrenbang desanya. (ala/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here