Tahun Ini, Sembilan Napi Dapat Remisi Bebas Idul Fitri

0
95

PALU, beritapalu | Sedikitnya sembilan nara pidana (Napi) di Sulawesi Tengah akan mendapatkan remisi bebas pda Idul Fitri kali ini. Ke-9 orang napi tersebut berasal dari Lapas Palu 1 orang, Lapas Luwuk 2 orang, Rutan Palu 3 orang, Rutan Donggala 2 orang, dan Rutan Parigi 1 orang.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Abdul Hany. (Foto: Istimewa)

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah Abdul Hany mengungkapkan, warga binaan yang mendapat remisi tersebut telah dipastikan memenuhi syarat dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Remisi ini diberikan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No.12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP No. 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012 dan Keppres No. 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Ia merinci, di Wilayah Sulawesi Tengah saat ini terdapat 2.296 orang nara pidana dan 970 orang tahanan, total keseluruhan Narapidana dan Tahanan se sulteng sebanyak 3.266 orang.

Khusus Narapidana yang berjumlah 2.296 orang tersebut, yang memperoleh remisi khusus hari raya Idul Fitri 1439H sebanyak 1.340 orang yang terdiri dari 1.331 orang mendapat Remisi Khusus Sebagian (RK I) atau pengurangan masa hukuman dan 9 orang memperoleh Remisi Bebas (RK II) atau yang dinyatakan bebas pada tanggal 15 Juni 2018 nanti. Kemudian 9 orang memperoleh remisi terkait PP Nomor 28 Tahun 2006 dan 149 orang memperoleh Remisi terkait PP Nomor 99 Tahun 2012

Dengan adanya remisi ini negara mampu menghemat anggaran hingga puluhan miliar rupiah. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia menyatakan pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1439H tahun 2018 ini akan menghemat anggaran biaya makan narapidana lebih dari 32 miliar Rupiah dengan rincian  biaya makan narapidana yang dihemat Rp32.417.910.000, yakni biaya makan per orang per hari sebesar Rp14.700 dikalikan 2.205.300 hari tinggal yang dihemat karena remisi.

Remisi di Hari Raya Idul Fitri Tahun 2018 ini diharapkan dapat memotivasi narapidana agar mencapai penyadaran diri untuk terus berbuat baik, sehingga menjadi warga yang berguna bagi pembangunan, baik selama maupun setelah menjalani pidana. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here