Tim Operasi Gabungan Amankan Empat Ekor Burung Dilindungi

0
106

PALU, beritapalu | Sebanyak empat ekor burung dilindungi Undang-undang  berhasil diamankan Tim Operasi Sporc Brigade Maleo Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi , BKSDA Sulawesi Tengah dan Reskrimsus Polda Suteng, Rabu (30/5/2018).

Petugas tim gabungan menyita burung yang dilindungi di salah satu toko pakan ternak di Mamboro Palu, Rabu (30/5/2018). (Foto: Balai Gakum KLHK Sulawesi)

Burung yang diamankan tersebut terdiri dari dua ekor kakatua jambul kuning (kakatua Sulphurea), seekor kakatua Maluku (cacatua molucensis) dan seekor nuri bayan (eclectus  roratus ).

Kronologi pengamanan burung dilindungi itu, pada pukul  13.15 Wita tim melakukan pemeriksaan dan pengecekan  di wilayah Kelurahan Mamboro di salah satu toko jual beli pakan burung  yang juga menjual aneka macam burung diantaranya yang dilindungi seperti yang disita tersebut.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi Ir. Muh Nur mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan operasi terkait penindakan dan pengamanan terhadap tumbuhan dan satwa yang dilindungi yang mana tujuannya untuk memberikan efek jera pada pelaku tindak kejahatan yang merusak keseimbangan ekosistem hutan.

“Yang tak kalah pentingnya adalah kami tetap berupaya menjaga kehidupan spesies yang dilindungi dari kepunahan,“ Jelas Muh Nur, Kamis (31/5 2018).

Muh Nur menyebutkan, pemilik burung berinisial HR akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut di kantor Seksi 2 Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi.

Sementara barang bukti burung yang dilindungi Undang- undang tersebut dititipkan dan dirawat di kantor Balai Konservasi Sumber Daya alam Sulawesi Tengah.

“Pelaku yang melanggar ketentuan pasal 40 ayat (2) UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya  terancam hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta,” ujar Muh Nur. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here