Nahhh..! Oknum Parkir Liar Diciduk Tim Saber Pungli

0
76

PALU, beritapalu | Tim Sapu Bersih (Saber) Pugutan Liar (Pungli) Polda Sulteng dalam sebuah Operasi Pekat Tinombala berhasil menciduk sedikitnya 9 orang yang diduga melakukan pungli di sejumlah tempat umum, termasuk area perparkiran.

Ilustrasi (@tribunnews.com)

Penangkapan itu terkait dengan banyaknya aduan masyarakat yang masuk ke call center Satgas Saber Pungli. Berdasarkan beberapa laporan itulah Ketua Pelaksana Saber Pungli UPP Provinsi Sulteng AKBP Aries Syarief Hidayat yang juga Irwasda Polda Sulteng menugaskan Satgas Penindakan dipimpin oleh Akbp Amin Rovi untuk melakukan penyelidikan dan penindakan di lapangan.

“Penindakan ini dimulai sejak 9 – 17 Mei lalu dan membuahkan hasil dengan diamankannya beberapa orang preman yang melakukan tindakan memungut uang parkir tanpa diberikan tiket restribusi di beberapa lokasi,” sebut Aries Syarif.

Mereka yang diamankan itu masing-masing  lima orang di eks lokalisasi Tondo berinisial Rn, If, Iz, Dv dan Sh yang melakukan pungutan liar di pintu masuk eks lokalisasi Tondo.

Selain itu, diamaknkan pula seorang pria berisnial MH di Jalan Tombolotutu karena juga memungut parkir secara liar atau tanpa tiket retribusi.

Di Pasar Masomba Palu juga diamankan tiga orang preman yang melakukan pemungutan parkir liar tanpa tiket retribusi masing-masing berinisial Fr, Ag, dan Mk.

Selain mengamankan pelaku, apparat juga mengamankan barang bukti uang sebanyak Rp1,287 juta.

Saat ini, ke-9 pelaku tersebut sedang diperiksa Satgas Penindakan di Subdit III Ditreskrimum Polda Sulteng.

“Dalam praktiknya, oknum petugas parkir liar tersebut selain tidak dibekali tiket atau karcis parkir kadang-kadang juga melakukan pemaksaan dalam meminta uang parkir yang besarannya melebihi sebagaimana biasanya.” imbuhnya.

AKBP Amin Rovi mengimbau masyarakat untuk tidak segan-segan menolak membayar parkir apabila oknum petugas atau orang yang memungut parkir kendaraan tidak memberikan tiket atau karcis parkir.

Menruutnya, uang parkir tersebut merupakan bagian dari pendapatan daerah, sehingga diharapkan kepada dinas terkait yang bertanggung jawab pengelolaan parkir agar benar-benar mendatakan dan memberikan pembinaan kepada orang atau petugas yang ditunjuk disetiap lokasi-lokasi parkir yang dipungut serta memberikan tanda pengenal dan tiket atau karcis parkir sebagai bentuk pertanggung jawaban pendapatan daerah.

Ia meminta agar apabila ada yang melihat atau mengetahui adanya praktik pungli di semua sektor pelayanan masyarakat untuk berani melapor di Call Centre 0823 4740 4700 Satgas Saber Pungli UPP Provinsi Sulawesi Tengah.

“Pelapor dijamin kerahasiaan dan keamanannya!” tegasnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here