Dua OTK Diduga Anggota Kelompok MIT Ditangkap di Poso

0
161
Salahs eorang dari dua OTK yang diduga anggota kelompok MIT yang ditangkap Babinsa di Poso Pesisir Utara, Senin (30/4/2018). (Foto: Istimewa)

POSO, beritapalu | Dua anggota Babinsa menangkap dua Orang Tak Dikenal (OTK) yang diduga anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Senin (30/4/2018). Keduao OTK itu masing-masing bernama Abdul Mutalib Pia alias Abu Mutalib alias Bento (27 tahun) dan Hanzolah alias Yadi (33 tahun).

Abdul Murtalib yang berasal dari Batu Merah, Ambon ditangkap oleh Babinsa Membuke, Kopda Roy Malore. Sedangkan Hanzolah asal Pasar Minggu Jakarta elatan ditangkap oleh Babinsa Kalora Koptu Irwan Samsu.

Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 05.30 Wita, Abdul Muthalib Pia datang di kios di Desa Kalora untuk membeli sandal jepit.  Karena mencurigakan warga melaporkannya ke Babinsa setempat, Kopda Roy Malore.

Kopda Roy kemudian mengajak Abdul Murtalib minum kopi sembari melaporkan ke atasannya yakni Danramil 1307-09 Poso Pesisir Kapten Inf Ahmad Jayadi  perihal tersebut.

Danramil pun bersama Anggota Unit Intel Dim 1307/Poso bergegas dan tiba di rumah Babinsa Kopda Roy Malore dan memeriksa Abdul Muthalib Pia dan menghubungi Kabinda Sulteng. Setelah diiterogasi singkat, terduga OTK tersebut dibawa ke Polsek Poso Pesisir Utara Desa Membuke.

Sementara itu, terduga lainnya Hanzollah tertangkap setelah mendatangi rumah warga dan karena dicurigai juga sehingga dilaporkan ke Babinsa Koptu Irwan Samsu. Setelah dilaporkan ke pimpinannya, Koptu Irwan pun langsung mengamankan Hanzollah dan dibawa ke Maposlek Poso Pesisir Utara.

Setelah dilakukan pemeriksaan singkat, kedua terduga tersebut selanjutnya dibawa ke Mapolda Sulteng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan yang diperoleh, Abdul Muthalib diduga bagian dari DPO kelompok MIT pimpinan  Ali Kalora dan telah bergabung sekitar 3 bulan dari Februari 2018 hingga saat ini.

Keduanya diperkirakan turun gunung dan kabur dari kelompoknya karena tidak tahan lagi berada di kelompok MIT disebabkan sakit sakit hepatitis.

Dituturkan, selama di gunung ia melihat tiga pucuk senjata, 2 laras panjang ayang dipegang oleh Ali Kalora dan Romzy, dan 1 laras pendek ayang dipegang oleh Abu Alim. Mereka kaanya masing-masing membawa bom pipa rakitan.

Hingga saat ini, kelopok MIT yang masih bersembunyi di hutan berjumlah 9 orang masing-masing : 6 orang DPO (Ali Kalora, Romzy, Farel @ Qatar, Nae @ Galuh, Askar @ Pak Guru, Abu Alim)  dan rekannya yang baru 3 orang (Abdul Mutalib Pia, Ukasia @ Pirang dan Johan).

Selama berada di gunung aaia mengaku sudah mengikuti tadrib atau pelatihan dan mobile di daerah gunung dari Parigi dan Gunung Biru.

Sejumlah barang bawaan keduanya disita seperti kompas, peta, baju kaos, dan sejumlah peralatan pendukung di hutan. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here