Diduga Ilegal, SPORC Brigade Maleo Amankan Truk Pengangkut Kayu

0
120

DONGGALA, beritapalu | Sebuah truk yang mengangkut kayu jenis rimba campuran terapksa diamankan oleh Satuan Polisi Kehutanan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Maleo Gakkum LHK Wilayah Sulawesi di Jalan Trans Sulawesi Desa Ombo, Sirenja, Donggala, Minggu (22/4/2018) sekitar pukul 04.10 Wita.

SPORC Brigade Maleo memeriksa truk bermuatan kayu yangdiduga ilegal di Sirenja, Donggala, Minggu (22/4/2018). (Foto: SPORC Brigade Maleo)

Informasi yang berhasil dihimpun, penangkapan truk itu bermula dari operasi gabungan yang diakukan bersama Polhut Dinas Kehutanan Propinsi Sulawesi Tengah, Detasemen Polisi Militer  VIII/2 Palu dan Reskrimsus Polda Sulawesi Tengah.

Kronologisnya,sekitar pukul  04.10 Wita, di Jalan Trans Sulawesi desa Ombo Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala, tim menghentikan satu unit truk  dengan nomor polisi DN 8498 VF. Setelah di periksa muatannnya ternyata bermuatan kayu bantalan jenis rimba campuran dengan berbagai macam ukuran.

Setelah dimintai dokumen pengangkutan kayunya, sopir tidak dapat menunjukan dokumen kayu berupa Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH). Selain itu tim juga meminta keterangan dari sopir berinisial IB dan karnet berinisial MD.

Menurut keterangan sopir, kayu tersebut di angkut dari Desa Sibado Kecamatan Sirenja Kabupaten Donggala. Kemudian truk berserta barang bukti berupa kayu dan sopir serta karnet di bawa ke kantor Seksi II Balai Gakkum LHK Wilayah Sulawesi di Palu untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh PPNS.

Kepala Wilayah Gakkum LHK Wilayah Sulawesi Moh. Nur mengatakan, pengangkutan kayu tersebut diduga telah melakukan tindak pidana di bidang perusakan hutan yaitu mengangkut, menguasai atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak di lengkapi secara bersama-sama surat keterangan keterangan sahnya hasil hutan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 83 ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e atau pasal 88 ayat (1) huruf a Jo Pasal 16 atau pasal 87 ayat (1) huruf a Jo pasal 12 huruf k Undang-Undang No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan .

“Untuk sementara Barang Bukti berupa Truck dan kayu bantalan dititip di Rumbasan ,” sebutnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here