Dusun Salena akan Jadi Destinasi Wisata Alam Unggulan Palu

0
487

PALU, beritapalu | Letak geografis dan topografi Dusun Salena, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu yang berbukit dengan sajian pemadangan yang indah memantik perhatian Pemerintah Kota Palu untuk menjadikannya sebagai destinasi wisata alam unggulan.

Kepala Staf Kodam XIII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan (ketiga kiri) bersama Walikota Palu Hidayat (kedua kanan) disambut secara adat saat akan menutup Karya Bakti Terpadu TNI di Dusun Salena, Ulujadi, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/3/2018). Karya Bakti yang berlangsung selama 60 hari itu berhasil membuka jalan baru sepanjang 2,1 kilometer yang menembus perbukitan terjal menuju kawasan destinasi wisata alam pegunungan. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Niatan itu dikemukakan Walikota Palu Hidayat MSi dalam penutupan Karya Bakti Terpadu TNI yang dipusatkan di Dusun Salena, Sabtu (10/3/2018).

“Palu ini dikenal sebagai kota empat dimensi. Salah satunya adalah kota yang dikelilingi pegunungan, termasuk di Salena ini. Karenanya, ke depan, wilayah ini akan kita jadikan sebagai destinasi wisata alam unggulan di Palu,” sebut Hidayat di depan Kepala Staf Kodam XIII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan.

Ada tiga jenis wisata alam yang akan dikembangkan di Dusun Salena tersebut, yakni paralayang, bike mountain, dan flying fox.

Menurutnya, perwujudan rencana itu sedang berjalan, terutama setelah dilaksanakannya Karya Bakti Terpadu TNI di dusun tersebut yang telah berhasil membuka jalan baru menuju lokasi dimaksud sepanjang lebih dari dua kilometer.

Bukan itu saja, tahun ini juga Pemkot Palu akan mengaspal jalan masuk ke dusun Salena hingga lokasi penerjunan paralayang yang berada diketinggian 600 dan 800 meter di atas permukaan laut (dpl).

“Ketika dibuka jalan baru itu, Dandim Donggala mengatakan lebar jalan yang dibuka 10 meter. Tapi saya katakan, perlebar lagi sampai 13 meter karena jalan itu nantinya akan menjadi akses menuju kawasan wisata alam di Salena,” ujar Hidayat.

Alhamdulillah katanya, jalan yang dimaksud sudah dibuka dan kini giliran untuk diaspal.

Ia mengatakan, Palu tidak memiliki sumber daya alam lain yang bisa menunjang pembangunan. Karena itu, pengembangan destinasi wisata alam menjadai salah satu terobosannya.

“Tentu ini akan menjadi daya atarik tersendiri, baik bagi warga Palu sendiri, warga sekitarnya, maupun warga dari luar. Apalagi jika destinasi wisata ini dikelola dengan baik,” ujarnya.

Penutupan Karya Bakti Terpadu TNI bekerjasama dengan Pemkot Palu itu adalah kedua kalinya di tahun 2018 ini. Sebelumnya juga dilakukan kegiatan serupa di Kelurahan Kawatuna.

Hadir sekaligus menutup kegiatan sosial pada kesempatan itu Kepala Staf Kodam XIII Merdeka Brigjen TNI Fajar Setyawan, Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Subiyanto, Dandim 1306 Donggala Letkol Kav I Made Maha Yudhiksa, Kapolres Palu AKBP Mujianto, pimpinan SKPD Pemkot Palu dan beberapa pejabat Forkominda Palu. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here