Published On: Mon, Feb 26th, 2018

1,134 Kg Sabu Diamankan dari Pengedar, Satunya masih Pelajar

Kapolres Palu AKBP Mujianto (tengah) menunjukkan barang bukti berupa uang dan paket sabu-sabu yang disita dari pengedar di Mapolres Palu, Sulawesi Tengah, Senin (26/2). Dari lima tersangka yang tertangkap, satu di antaranya adalah anak sekolah berusia 16 tahun dan dari tersangka berhasil diamankan sabu-sabu sebanyak 1,134 kilogram. (Foto: bmzIMAGES)

PALU, beritapalu | Lingkaran pengedaran sabu-sabu di Kota Palu kian memprihatinkan, anak-anak dan pelajar pun telah masuk dalam lingkaran itu. Seperti yang dikemukakan Kapolres Palu AKB Mujianto, lima tersangka sabu-sabu berhasil ditangkap. Ironisnya, satu di antara pengedar itu masih berstatus pelajar.

Penangkapan itu dilakukan di Jalan Jati Baru Lorong I, Kelurahan Tavanjuka pada Minggu (25/2/2018). Barang buktinya tidak tanggung-tanggung, sebanyak 1,134 kilogram. Barang bukti sabu-sabu itu sekaligus memecahkan rekor penangkapan terbesar sabu-sabu yang dilakukan jajaran Satnarkoba Polres Palu.

Kelima pemakai yang di antaranya dua diidentifikasi sekaligus sebagai pengedar itu masing-masing berinisial MF (16 tahun), MZ (19 tahun), DV (19 tahun), GA (19 tahun), dan RE (19 tahun).

“Masih ada satu orang, yakni DF namun melarikan diri dan saat ini sudah kita tetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” ungkap Kapolres Mujianto kepada wartawan di Mapolres Palu, Senin (26/2/2018) .

Kapolres mengungkapkan, saat penangkapan dilakukan sempat terjadi resistensi atau perlawanan dari warga setempat. Begitu pula saat barang bukti akan diamankan, terjadi perebutan dan tarik menarik antara aparat dengan warga, ungkapnya.

“Ini yang mesti jadi perhatian, pemberantasan narkoba tidak akan mungkin bisa berjalan sebagaimana mestinya jika masih ada pihak-pihak yang tidak mendukung. Karena itu, sekali lagi kami imbau, mari seluruh warga berperan aktif untuk mencegah agar peredaran narkoba tidak makin meluas dan meracuni generasi kita,” harapnya.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan pada saat itu, yakni satu paket sabu-sabu ukuran besar dan 13 paket sabu ukuran kecil dengan total berat 1,134 kilogram, uang tunai sebesar Rp8,444 juta, tujuh handphone, bong, pireks, timbangan digital, serta pipet.

Mereka dijerat dengan Pasal 114 (aya (2) dan Pasal 112 ayat (2) dengan ancaman hukuman bisa hukuman mati, seumur hidup, dan atau 20 tahun penjara. (afd)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: