Ombudsman Sulteng akan Kawal Kasus Pengeroyokan Anak di Petobo

PALU, beritapalu | Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah menyayangkan terjadinya peristiwa pengeroyokan terhadap anak yang diduga sebagai pencuri oleh massa dan menyebabkan meninggal dunia di Kelurahan Petobo Jumat (23/2/2018) lalu.

Sofyan Farid Lembah

“Tindakan main hakim sendiri yang berujung pada kematian adalah pelanggaran berat,” ujar Kepala Perwakilan Ombudsman RI Perwakilan Sulteng Sofyan Farid Lembah, Minggu (25/2/2018).

Kepolisian menurutnya harus mengusut tuntas kasus tersebut. Pelaku pengeroyokan harus ditangkap dan diproses secara hukum.

“Kami menyarankan kepada Bapak Kapolda Sulawesi Tengah untuk mengusut tuntas tindakan penganiayaan terhadap dua orang anak oleh beberapa warga di keluharan Petobo dan menangkap pelaku pengeroyokan dimaksud,” sebut Sofyan.

Menurutnya, perbuatan para pelaku sangat bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan dapat dijerat dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP)

“Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Tengah akan terus mengawasi proses penyelesaian kasus tersebut hingga pelaku tertangkap dan diadili sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Sofyan. (wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here