Pemunculan Lumpur Panas di Jalan Tanjung Satu Palu Hebohkan Warga

0
1251
Warga mengamati lumpur panas dari lubang diLorong Karoya Jalan Tanjung Satu Palu, Minggu (14/1/2018). (Foto: beritapalu.com)

PALU, beritapalu | Warga di Jalan Tanjung Satu Lorong Karoya Palu heboh. Bagaimana tidak, secara tidak terduga lumpur panas muncul dari sela-sela lubang di pinggir jalan lorong sekitar 30 centimeter dari tiang listrik yang berdiri di dekatnya.

Lumpur panas itu tidak menyembur keluar, namun dari lubang yang diameternya sekitar 10 centimeter itu terlihat lumpur tersebut mendidih dan menyebabkan keluarnya asap tipis.

Tak ayal lagi, sejak pemunculannya pertama kali di hari Sabtu (13/1/2018), warga sekitar berbondong-bondong ke lubang itu untuk menyaksikan fenomena alam yang tidak biasa terjadi tersebut. Suasana kemudian makin riuh karena salah seorang warga mengupload video pemunculan lumpur panas itu ke media sosial baik facebook maupujn twitter sehingga warga dari luar yang penasaran dengan kejadian itu pun ramai-ramai mendatangi lokasi tersebut.

Perihal pemunculan lumpur panas itu pertama kali diketahui seorang warga yang bermukim di lorong tersebut. Saat itu, warga tersebut berjalan dilorong tersebut dan melihat ada asap tipis yang keluar dari tumpukan bebatuan di dekat tiang listrik. Ia juga mendengar ada bunyi seperti air mendidih.

Ia pun mencoba menelisik sumber asap dan suara tersebut, dan betapa kagetnya karena setelah membongkar bebatuan di sekitarnya, terlihat ada air bercampur tanah kecoklatan atau lumpur mendidih.

Lumpur panas yang terlihat dari lubang di Lorong Karoya Jalan Tanjung Satu Palu, Minggu (14/1/2018). (Foto: beritapalu.com)

Ia kemudian memberitahu warga sekitarnya perihal apa yang baru saja ditemukannya, dan seketika itu terjadilah kehebohan itu.

Berbagai spekulasi bermunculan atas peristiwa alam tersebut. Tak sedikit yang mengaitkannya dengan masalah mistis. Ada pula terkait dengan struktur bebatuan di daerah tersebut. Bahkan ada yang menuding sama dengan fenomena awal terjadinya lumpur Lapindo di Jawa Timur sana.

Yang paling heboh tentu saja di media sosial. Berbekal informasi seadanya, para netizen memberikan tafsiran beragam, mulai dari seruan religius, hingga komentar sekenanya. Seperti seorang netizen menyebut jika itu adalah peringatan akan terjadinya bencana. Bahkan ada yang menyebut itu karena alam kina marah.

Sejumlah warga berinisiatif melaporkan fenomena itu ke lembaga yang berkomepten. Ada yang melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah )BPBD), ada yang ke Dinas ESDM, namun ada pula yang melapor ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat.

Kepala BMKG Palu Petrus Demonsili bersama Kepala BPBD Palu Presley Tampubolon yang berkesemaptan melihat langsung kejadian itu pada Minggu (14/1/2018) sore mengatakan, masyarakat tidak perlu terlalu kuatir dengan kejadian itu karena merupakan fenomena alam yang biasa terjadi.

“Tidak usah khawatir, tetap saja beraktivitas seperti biasanya. Ini bukan sesuatu yang luar biasa. Ini adalah fenomena alam yang disebabkan oleh pergeseran di bawah tanah, apalagi di tempat ini dulunya adalah timbunan yang bisa bergeser karena panas dan tiba-tiba hujan,” sebut Petrus.

Menurutnya, fenomena tersebut tidak ada kaitannya dengan kegunungapian atau aktivitas sesar Palukoro. Ini menurutnya semata-mata karena gesekan di bawah tanah yang kerap terjadi dan pada akhirnya berhenti sendiri.

“Berbeda kalau aktivitas kegunungaapian atau pergerakan sesar Palukoro yang pasti ditandai dengan gerakan besar semacam gempa yang mengakibatkan air naik, pasir dan lumpur naik atau liqueifaction dan itu biasanya terlihat di mata air panas seperti Bora, Mantikole. Tapi ini kan tidak seperti itu,” jelasnya.

Walau demikian, Petrus akan memastikan penyebab fenomena itu dengan menurunkan tim utuk meneliti lebih lanjut.

“Kira-kira ini mirip dengan yang pernah terjadi di Akper Bala Keselamatan yang kahirnya berhenti sendiri,” sebutnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here