Maulid, Satgas Tinombala  dan Warga Dzikir Akbar

0
163
Suasana tabligh akbar di Poso yang diikuti satgas Tinombala bersama warga, Jumat (24/11/2017). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

POSO, beritapalu.NET | Ribuan umat muslim dari seluruh penjuru Kabupaten Poso, prajurit TNI dan Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala memadati Masjid Agung Baiturahman Poso mengikuti Tabligh Akbar menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, Jumat (24/11/2017).

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Poso H. Arifin Tuamaka, S.Ag. MM yang juga ketua pelaksana mengatakan Maulid itu diharapakan dapat menjadi momentum untuk memberikan kesejukan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Poso sehingga dapat bersatu kembali bersama-sama membangun Poso yang lebih baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu terselenggara atas kerjasama MUI Poso dengan Satgas Ops Tinombala, Kodim 1307/PS dan unsur Polri dengan maksud mengajak seluruh ummat muslim, para ulama khususnya yang ada di Poso untuk bersama-sama dengan seluruh komponen bangsa yang ada saling bergandengan tangan duduk bersanding bukan bertanding memberikan kesejukan kepada seluruh ummat untuk mewujudkan Poso yang indah, damai dan sejahtera.

Wakil Bupati Poso Ir. T Samsuri, M.Si yang turut hadir dalam acara menyampaikan terima kasihnya atas diselenggarakannya kegiatan ini.

Hal yang menarik pada acara ini adalah sepatah kata dan permohonan maaf dari Ustad Ali Faudzi, salah seorang mantan militan yang sempat memusuhi umat lain yang tidak sejalan dengan prinsipnya menegakkan syari’at. Ia memohon maaf atas segala kesalahannya dimasa lalu serta kesalahan rekan-rekannya yang terlibat dalam pengeboman mobil dan bom bunuh diri di Jawa beberapa waktu yang lalu.

Ia menyadari bahwa apa yang telah mereka lakukan selama ini sudah menyimpang jauh dari nilai-nilai Islam yang mengajarkan kesejukan, santun dan cinta kasih serta kedamaian. Ia bahkan mengimbau untuk tidak menebar kebencian terhadap orang lain termasuk kelompok sisa-sisa MIT pimpinan Alm Santoso agar segera sadar.

Acara yang diisi dengan ceramah agama oleh KH. Gus Muafiq ini juga dihadiri Kabinda Sulteng Brigjen. Pol. Drs. Aris Wahyu, Kapolres Poso AKBP. Bogiek Sugiarto, SH., S.Ik, Dandim 1307 / Poso Letkol Inf Dody Triyo Hadi, S.Sos, Wadan Kolaops Tinombala Kolonel Inf Satyo Arianto, serta unsur forkopimda Poso, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda dan tokoh adat Poso dan ditutup dengan penyerahan Santunan kepada 120 orang anak yatim. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here