41 Penyuluh Pertanian Ikut Diklat Dasar Fungsional Terampil

0
196
Bupati parigi Mutong membuka Diklat Dasar Fungsional bagi penyuluh di Parigi, Selasa (14/11/2017). (Foto: Ist)

PARIGI MOUTONG, beritapalu.NET | Sesuai amanat Permentan No. 07 Tahun 2015 tentang Pedoman Kerjasama lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, maka Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku melaksanakan kegiatan Kerjasama Ketenagaan dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Parigi Moutong dalam bentuk pelaksanaan Pelatihan Fungsional Dasar Terampil bagi Penyuluh Pertanian, Selasa (14/11).

Pelatihan ini diikuti oleh Penyuluh Pertanian yang terdiri dari 39 orang penyuluh dari Kabupaten Parigi Moutong dan 2 orang penyuluh berasal dari Kabupaten Tojo Unauna, Provinsi Sulawesi Tengah.

Pelatihan ini akan berlangsung selama 21 hari, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi penyuluh pertanian sehingga memiliki kemampuan dalam melaksanakan tupoksi penyuluhan sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian No.16 Tahun 2006 dan menyamakan persepsi terhadap tugas dan fungsi, organisasi, tata kerja dan tata hubungan kerja penyuluh pertanian.

Pelatihan ini dilaksanakan di Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kab. Parigi Moutong.

Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Parigi Moutong H.  Samsul Rizal Tombolotutu didampingi oleh Sekretaris Daerah Parigi Moutong, Danrem 132 Tadulako, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kab. Parigi Moutong, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kab. Parigi Moutong serta Tim dari BBPP Batangkaluku.

Dalam sambutannya, Bupati Parigi Moutong memilih mengalihkan sebagian anggaran pembagunan daerah untuk pelaksanaan pelatihan ini. Ia meyakini bahwa dengan meningkatnya kapasitas penyuluh pertanian di Parigi Moutong, maka potensi peningkatan produksi komoditas pertanian di Parigi Moutong juga akan semakin besar sehingga akan mendukung swasembada pangan yang ditargetkan oleh Kementerian Pertanian.

Suasana diklat dasar fungsional penyluh pertanian di parigi Moutong, Selasa (14/11/2017). (Foto: ist)

Ia berharap, perhatian pemerintah daerah dalam setiap kegiatan peningkatan kapasitas penyuluh dapat direspon secara cepat dan tepat dalam pelaksanaan penyuluhan dan pembimbingan petani di lapangan.

Pada kesempatan terpisah, Kepala BBPP Batangkaluku Ir. Kemal Mahfud MM mengatakan bahwa peningkatan kapasitas penyuluh bukan hanya pada masalah teknis, namun juga pada masalah adminsitrasi.

“Dengan pelaksanaan pelatihan dasar ini, maka fungsional penyuluh pertanian telah dinyatakan memenuhi syarat secara adminstrasi untuk melaksanakan tugas sebagai penyuluh pertanian,” sebut Kemal.

Ia juga memberikan apresiasi kepada setiap pemerintah daerah yang memiliki inisiatif untuk mengembangkan kompetensi penyuluhan melalui pelaksanaan pelatihan baik pelatihan fungsional, maupun pelatihan teknis. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here