Opster TNI di Poso Tanamkan Jiwa Bela Negara Sejak Usia Dini

0
245
Suasana penanaman jiwa bela Negara kepada para siswa di Poso, Rabu (5/7/2017). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

POSO, beritapalu.NET | Menyadari bahwa jiwa bela Negara penting ditanamkan sejak dini, Operasti Teritorial (Opster) TNI yang sedang berlangsung di Poso memprogramkan kegiatan penanaman jiwa bela negara kepada para siswa.

Satgas Opster dan Satgas Ops Tinombala Kapten Inf Philipus dalam materinya mengatakan, setiap warga Negara Indonesia diwajibkan untuk ikut serta dalam upaya Belanegara sebagaimana diatur dalam Undang-undang Dasar RI 1945.

“Dengan bergulirnya era reformasi dan derasnya perkembangan dunia tekhnologi, maka lambat laun mulai mengikis jiwa-jiwa dan semangat nasionalisme bangsa Indonesia, hal ini dipengaruhi oleh tidak terbendungnya pengaruh-pengaruh asing yang masuk ke sendi-sendi kehidupan bangsa Indonesia yang akhirnya mengikis semangat dan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia,” jelas Philipus di SMPN 1 Poso.

Oleh karena itu kondisi seperti ini perlu segera diantisipasi dengan menanamkan lagi semangat dan jiwa nasionalisme bangsa Indonesia khususnya kepada para Pemuda sejak usia dini agar sebagai generasi penerus bangsa para Pemuda tertanam kesadaran untuk ikut serta dalam upaya Belanegara.

Ia menambahkan, ancaman bagi Negara Indonesia sendiri banyak berasal dari warga Indonesia sendiri, misalnya Aksi teror baik yang menggunakan senjata ataupun melalui media sosial yang dilakukan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan nasional. Hal ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama untuk mengatasinya, TNI/Polri tidak dapat bekerja sendiri tetapi harus mendapat dukungan dan peran serta dari seluruh rakyat Indonesia.

“Seluruh masyarakat harus ikut serta membantu TNI/Polri dalam menangkal dan memberantas aksi-aksi teror yang dilakukan sekelompok pihak yang merusak ideologi bangsa”, imbuh Philipus.

Materi bela Negara yang disampaikan terhadap pelajar SMPN 1 Poso yang bertujuan untuk memberi motivasi dan menanamkan semangat untuk  mencintai Negeri sendiri agar para generasi calon pemimpin bangsa ini belajar dengan giat untuk mengisi kemerdekaan,  karena dengan belajar yang giat anak-anak ini telah melaksanakan kewajibannya dalam usaha belanegara, jangan ikut-ikutan dalam aksi-aksi yang dapat merusak bangsa sendiri.

 “Kita semua yang berada disini harus mencintai Negara kita sendiri, jangan menghancurkan ketentraman Negara kita, jika ada yang ingin menghancurkan ketentraman kita, wajib hukummya kita mencegah dan membasmi hal tersebut”, jelas Kapten Philipus.

Trio Ahmad Fanani, salah seorang siswi SMPN 1 Poso mengaku sangat senang dengan adanya Penyuluhan Belanegara ini karena kami menjadi mengerti apa yang menjadi tugas dan tanggungjawab kami sebagai warga negara Indonesia.

“Iya pasti senanglah Komandan, dengan adanya materi seperti tadi, karena kami jadi tahu bahwa kami memiliki kewajiban  untuk membela bangsa ini, tanp a adanya penyuluhan ini kami belum tentu tahu Komandan”, ucapnya.

Iya juga menyatakan dengan adanya penyuluhan belanegara ini semakin membulatkan tekadnya untuk mengejar cita-citanya menjadi seorang Wanita Angkatan Darat (Kowad), alasannya karena menurutnya  Kowad adalah kumpulan wanita yang hebat yang memiliki jiwa korsa terhadap Negara.

“Jujur saja sejak kecil saya bercita-cita ingin menjadi Kowad agar saya bisa mengabdi kepada  bangsa dan negara yang saya cintai ini, “Jelasnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here