Bulan Bakti KarantinaIkan dengan “GemaSatuKata”

0
269
Fardi Kallang, SH

Oleh:Fardi Kallang

TEPATNYA tanggal 20 April 2017 sampai dengan 19 Mei 2017 Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) serentak di seluruh Kantor Perwakilan BKIPM di seluruh indonesia (dari Sabang sampai Merauke) akan melaksanakan BulanBakti dengan melibatkan serta menjunjung tinggi peran dan partisipasi seluruh stake holder dan masyarakat.

BKIPM adalah merupakan salah satu eselon I kementerian kelautan dan perikanan yang secara konsisten melakukan kegiatan pengendalian hama dan penyakit ikan serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan. Didasari oleh Undang-undang No 16 tahun 1992 tentang karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan serta Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2002.

Karantina Ikan di definisikan sebagai upaya pencegahan masuk dan tersebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina dari luar negeri dan dari suatu Area ke Area lain di dalam negeri, atau keluarnya dari dalam wilayah Negara Republik Indonesia, Tugas dan fungsi BKIPM adalah melindungi sumberdaya perikanan seluruh wilayah negara kesatuan RI dari serangan hama dan penyakit ikan.

Penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan secara nasional telah dibuka secara resmi oleh Kepala BKIPM Ir.Rina di Jakarta.

Dalam sambutanya menekankan bahwa dalam program pengembangan karantina ikan, pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan, dalam pelaksanaannya perlu membangun sinergi dengan instansi-instansi terkait serta mendorong peran aktif dari masyarakat kelautan dan perikanan salah satu upaya untuk mewujudkan hal tersebut adalah dengan penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan.

Penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan diusung dengan tema besar “Melalui Gerakan Masyarakat Sadar Mutu dan Karantina (GEMASATUKATA) Kita Wujudkan Kedaulatan, Keberlanjutan dan Kesejahteraan Masyarakat Kelautan dan Perikanan” yang tentunya tema besar ini sejalan dengan visi Kementerian Kelautan dan Perikanan yaitu mewujudkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang mandiri, maju, kuat dan berbasis kepentingan nasional.

Visi KKP tersebut diterjemahkan ke dalam misi tiga pilar utama, yaitu kedaulatan, keberlanjutan serta kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan. Pilar kedaulatan diartikan sebagai kemandirian dalam mengelola dan memanfaatkan sumberdaya kelautan dan perikanan dengan memperkuat kemampuan nasional untuk melakukan penegakan hukum demi mewujudkan kedaulatan secara ekonomi.

Pilar keberlanjutan dimaksudkan untuk mengelola dan melindungi sumberdaya kelautan dan perikanan dengan prinsip ramah lingkungan sehingga tetap dapat menjaga kelestarian sumberdaya.

Pilar Kesejahteraan diartikan bahwa pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan adalah untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dalam kaitan ini, KKP senantiasa memberikan perhatian penuh terhadap seluruh stakeholder kelautan dan perikanan, yakni nelayan, pembudidaya ikan, pengolah/pemasar hasil perikanan, petambak garam, dan masyarakat kelautan dan perikanan lainnya.

Tujuan penyelenggaraan Bulan Bakti Karantina dan Mutu Hasil Perikanan adalah:

  • Mensosialisasikan peran strategis karantina dan keamanan hayati ikan, serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan,
  • Membangkitkan dan menggerakan kesadaran masyarakat dan stakeholder dalam pengendalian penyakit ikan, keamanan hayati ikan, serta pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan,
  • Memberikan apresiasi atas peranserta masyarakat, stakeholder dan instansi terkait dalam rangka menjaga kedaulatan, keberlanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan,
  • Mengingatkan kembali petugas kami akan Profesionalitas, akuntabilitas, kesopanan, transparasi dan inovatif dalam menyelenggarakan pelayanan.

Beberapa rangkaian kegiatan pokok yang akan dilaksanakan diantaranya adalah Sosialisasi tugas dan fungsi BKIPM selaku Otoritas Kompeten, Penegakan hukum secara intensif terhadap ilegal ekspor dan impor sebagai wujud penegakan kedaulatan di semua wilayah kerja BKIPM, Pekan layanan publik selama seminggu penuh di seluruh wilayah kerja BKIPM, Coaching clinic dan ekspose lapangan untuk melayani masyarakat dalam pengendalian kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan, Kegiatan pengendalian mutu hasil perikanan secara terpadu,Edukasi dan bakti masyarakat, Pelepasliaran kepiting, lobster ke habitat alami dengan melibatkan stakeholder dan masyarakat, Penyerahan penghargaan BKIPM kepada masyarakat yang telah banyak memberikan konstribusi dalam pelaksanaan tugas BKIPM.

Pembukaan bulan bakti karantina dan mutu hasil perikanan secara serentak di seluruh Indonesia merupakan bentuk deklarasi transformasi menuju New BKIPM dalam mewujudkan pengendalian kesehaatan dan mutu hasil perikanan yang mengedepankan prinsip pelayan masyarakat secara professional, akuntabel, sopan, transparan dan inovatif serta sebagai tanda awal dilaksanakannya bulan bakti untuk tahun 2017.

Seluruh kantor perwakilan BKIPM akan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sudah direncanakan.

*) Penulis adalah Fungsional PHPI Pada Kantor Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Palu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here