Pemetaan Komptensi Pegawai Dengan Assesment Test

0
251
Suprianto

Oleh : Suprianto

PEGAWAI negeri menurut undang-undang no.43 tahun 2009 adalah pegawai yang telah memenuhi syarat yang ditentukan dan diangkat oleh pejabat yang berwenang serta diberikan tugas Negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga pegawai harus menjadi contoh masyarakat umum dalam mentaati segala peraturan pemerintah yang telah di tetapkan Pegawai. Berkewajiban memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai dengan komptensi di bidang masing-masing.

Namun, tidak bisa dipungkiri masih banyak keluh kesah yang terdengar dimasyarakat mengenai pelayanan yang diberikan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), hal ini disebabkan karena berbagai faktor seperti, kualitas layanan, sarana dan prasarana layanan, dan komptensi pemberi layanan.

Kementerian kelautan dan perikanan melalui unit kerja badan karantina ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan adalah salah satu instansi pemerintah yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat pada umumnya, tentunya tidak terlepas dengan berbagai hal yang dapat menjadi kendala dalam pemberian layanan yang terbaik kepada masyarakat, akan tetapi beberapa faktor penghambat yang berpotensi menjadi kendala sudah diidentifikasi dan menemukan solusi yang tepat, salah satu kendalanya adalah kompetensi pegawai.

Kompetensi merupakan kemampuan dan karakteristik yang dimiliki oleh seseorang berupa Pengetahuan, Keterampilan dan Sikap. Untuk dapat bekerja secara professional, efektif dan efisien, Ketiga indikator ini harus dimiliki oleh setiap pegawai dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi Negara.  Ketika ketiga indikator tersebut sudah dimiliki oleh seorang pegawai belum tentu bisa menjamin dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat ketika pegawai negeri sipil bekerja di bidang yang tidak sesuai dengan komptensi yang dimilikinya.

Sebagai salah satu role model dalam Percepatan Penataan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kementerian Kelautan dan Perikanan, melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan bekerja sama dengan PT. Ara Indonesia sebagai konsultan psikolog dan manajerial melaksanakan assessment test kepada seluruh pegawai BKIPM yang tersebar di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Assessment ini untuk mengetahui kompetensi pegawai sehingga dapat menjadi acuan dalam pemetaan pegawai BKIPM.  Bapak Khoirul Makmun, S.Pi.,M.M selaku Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemananan Hasil Perikanan Kelas I Palu dalam sambutannya pada saat pembukaan assessment pegawai Stasiun KIPM Kelas I Palu mengatakan bahwa assessment ini untuk pemetaan kompetensi pegawai sehingga akan membuat kita menjadi lebih baik secara pribadi maupun organisasi kedepannya, olehnya itu ikuti dan jawab semua soal sesuai kemampuan masing-masing, tidak perlu tegang dan resah, ini untuk kebaikan kita bersama.” Ujar Makmun”.

Adapun lingkup ujian pada assessment di BKIPM Palu meliputi test Psikotes, Pengetahuan tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kepribadian dan Kemampuan Bahasa Inggris.  Sehingga pada akhirnya, hasil dari assessment pegawai ini diharapkan dapat menjadi gambaran profil pegawai, dapat diketahui kekuatan dan kelemahan pegawai serta  dapat menjadi saran penempatan/penugasan dan pengembangan pegawai.

BKIPM terus melakukan Peningkatan kualitas sumber daya manusia (pegawai) secara berkesinambungan melalui pelatihan, bimbingan teknis dengan materi diklat yang terukur dan dengan penugasan pegawai yang sesuai dengan keilmuan masing-masing, tentunya dapat menjadikan pegawai dapat bekerja secara professional, penuh dengan rasa tanggung jawab, tanggap akan isu-isu global, penuh dengan kreativitas dan inovasi terbaik dalam pemberian layanan, dan tentunya pemberian reward and punishment kepada pegawai.

Hasil dari kerja nyata aparat sipil negara ini dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat sehingga harapan yang besar tentunya dapat mendapatkan kepercayaan masyarakat kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan pada umumnya dan kepada Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan pada khususnya.

Dengan berbagai prestasi yang digapai oleh kementerian kelautan dan perikanan, tentunya bukan menjadi target akhir, akan tetapi Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, menjadikan capaian tersebut sebagai penyemangat untuk terus bekerja dan berkarya yang lebih baik.

Sehingga dengan semangat perubahan menuju pemerintahan yang lebih baik, reformasi birokrasi harus dilakukan semua pihak baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam upaya  perbaikan dan peningkatan kinerja birokrasi pemerintah.

*) Penulis adalah Penanggung Jawab Wilayah Kerja Pelabuhan Pantoloan, Pada Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemananan Hasil Perikanan Kelas I Palu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here