340 Hektare Hutan Sulteng akan Dikelola Masyarakat

Penyerahan Izin Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan kepada Kepala Desa Lampo dan Desa Kajulangko. (Foto: Yayasan Merah Putih)

PALU, beritapalu.NET | Desa Lampo dan Desa Kajulangko menerima SK Izin Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutanan dengan total luasan 340,81 hektare.

Izin HPHD ini diserahkan langsung Dirjen PSKL Hadi Dariyanto kepada kepala Desa Lampo dan Desa Kajulangko di sela kegiatan seminar dan lokakarya Percepatan Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial Sulawesi Tengah di Palu (30/03).

Kegiatan yang diselengarakan oleh tiga kementrian yakni KLHK, Kemendes, ATR/BPN  KSP dan Pemda Sulteng itu dihadiri 150 kepala desa se-Sulawesi  Tengah.

Izin HPHD tersebut merupakan hak akses secara legal masyarakat atas pengelolaan hutan di desa mereka.

Secara rinci, Hutan Desa Lampo di Kabupaten Donggala mendapatkan Izin HPHD seluas 215 hektare, sementara Hutan Desa Kajulangko, di Kabupaten Tojo Una-una mendapatkan izin HPHD seluas 125, 81 hektare.

Hutan Desa merupakan salah satu skema dalam perhutanan sosial. Berdasarkan Peta Indikatif Perhutanan Sosial (PIAPS) terdapat 346.778 hektare luasan potensi perhutanan Sosial di Sulawesi tengah. Artinya, masih ada peluang bagi desa lainnya untuk mengajukan hutan desa atau skema lain dalam perhutanan sosial.

Masyarakat pun berharap dengan adanya landasan hukum berupa izinpengeloaan hutan desa, ini bisa membantu kerja LPHD bersama pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui potensi yang ada di hutan desa.

“Dengan adanya izin Hak Pengelolaan Hutan Desa yang diberikan kepada masyarakat Desa Lampo, kami berharap kedepan ada pelatihan yang diberikan pemerintah terkait pengembangan ekonomi kreatif masyarakat sesuai dengan potensi hutan di desa kami,” ungkap Kepala Desa Lampo Tasnudin.

Di kesempatan yang sama, pesan penting yang disampaikan Hadi Dariyanto, setelah adanya izin HPHD, selanjutnya yang harus dilakukan adalah pemberdayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat sesuai dengan potensi hutan desa yang sudah dikelola. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here