Pertama di Indonesia, Pusat Distribusi Rumah Pangan Bulog Sulteng  Diresmikan

0
258
Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo (kedua dari kiri) berbincang dengan dengan warga penerima bantuan pangan usai peluncuran Kartu Elektronik Pangan di Rumah Pangan Kita di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (9/3/2017). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/17)

PALU, beritapalu.NET | Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Imam Subowo meresmikan penggunaan gedung pusat distribusi pangan dan Rumah Pangan Kita (RPK) milik Bulog Sulawesi Tengah, Kamis (9/3/2017).

Pusat Distribusi itu adalah tempat mengambil bahan pangan untuk didistribusikan melalui Rumah Pangan Kita (RPK) yang  tersebar di Kota Palu dan sekitarnya. Tentu saja harga yang berlaku relatif berada di bawah harga pasar.

Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog Sulteng mengatakan pusat distribusi itu adalah pertama di Indonesia dan dimaksudkan untuk memudahkan pengelola RPK dalam memenuhi pasokan bahan pangan yang akan dijualnya kepada masyarakat.

Dikatakan, RPK dihadirkan untuk mendekatkan Bulog dengan konsumen agar masyarakat yang mencari kebutuhan pokok mudah, harganya murah dan sehat.

Ia berharap RPK itu dapat berdiri di setiap desa atau kelurahan sehingga masyarakat yang membutuhkan pangan dan komoditi lainnya tidak lagi kemana-mana.

“Kalau selama ini harus membeli di pasar, maka cukup mencari atau berbelanja di RPK terdekat yang ada di wilayah masing-masing,” sebut Imam.

Selain meresmikan pusat distribusi RPK,  Imam juga meresmikan peluncuran kartu belanja pangan non tunai yang khusus dirancang oleh Bulog Sulteng bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Palu.

Kartu  belanja bernama Brizzi itu merupakan terobosan baru dari Kepala Bulog Sulteng, Suprianto.

“Ini merupakan yang pertama kali di Indonesia, diluar kartu bantuan pangan non tunai (BPNT) yang merupakan program pemerintah pusat dan baru akan diberlakukan pada beberapa kabupaten dan kota di Tanah Air,” kata Imam.

Menurut dia Bulog Sulteng cukup cerdas dan bijaksana dalam hal mempersiapkan diri dalam menyambut program penyaluran BPNT menggunakan kartu tersebut.

“Terus terang saya kagum sekaligus memberikan apresiasi tinggi kepada Bulog Sulteng yang cukup kreatif dan inovatif dalam melayani masyarakat dalam mendapatkan pangan subsidi di daerah ini,” kata dia.

Kepala Perum Bulog Sulteng Suprianto mengatakan untuk tahap pertama kartu belanja pangan subsidi baru diberikan kepada 10 warga yang ada di sekitar Kantor Perum Bulog Sulteng di Kota Palu.

Kartu belanja yang dibagikan kepada 10 warga, semunya adalah warga kurang mampu yang selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial, termasuk jatah raskin atau rastra dan jaminan sosial lainnya yang dialokasikan pemerintah pusat.

Dengan kartu belanja tersebut, kata Suprianto warga dapat membeli berbagai kebutuhan sehari-hari, khususnya komoditi pangan yang dijual di RPK.

Untuk program kartu dimaksud, Bulog Sulteng bekerja sama dengan BRI setempat. BRI menyediakan fasilitas berupa kartu dan alat khusus, sementara isi kartu (nilai/uang belanja) ditanggung oleh Bulog melalui partisipasi karyawan/karyawati di lingkungan Perum Bulog Sulteng. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here