Kasihan, Bayi Dibuang Orangtuanya Ditemukan di Lapak Jualan

0
340
Petugas merawat bayi yang dibuang orangtuanya di Puskesmas Nosarara Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (22/2/2017). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Seorang bayi laki-laki berusia sekitar 2 sampai 3 hari ditemukan warga di sebuah lapak jualan pinggir jalan di Kelurahan Pengawu Palu, Rabu (22/2/2017).

Informasi yang berhasil dirangkum, bayi malang itu pertama kali ditemukan dua orang ibu, Rudiah dan Ariyani usai shalat subuh di masjid. Saat berjalan untuk pulang ke rumahnya, secara tak sengaja pandangan kedua ibu itu terarah ke sebuah lapak jualan.

Betapa kagetnya karena setelah didekati, ternyata onggokan kain di lapak jualan penganan itu adalah seorang bayi. Kedua itu nyaris panik, untung saja masih bisa bertindak logis dan segera melaporkan ke ketua RT setempat.

Ketua RT kemudian berinisiatif membawa bayi yang baru ditemukan itu ke Puskesmas Nosaraa Pengawu yang jaraknya tidak jauh dari lokasi penemuan.

Pihak Puskesmas pun segera mengambil tindakan untuk perawatan darurat mengingat kondisi bayi yang masih lemah.

“Usianya diperkirakan antara 2-3 hari karena tali pusatnya masih basah,” ungkap Kepala Puskesmas Noasara St Radiah SKM MKes yang ditemui di Puskesmas tersebut, Rabu (22/2/2017).

Secara umum kata St Radiah, kondisi bayi laki-laki itu semakin membaik. Hanya saja masih memerlukan perawatan karena pada usia tersebut masih sangat rentan dengan penyakit. Dan karenanya ditempatkan di tempat khusus.

Ia mengaku, kasus bayi yang dibuang orangtuanya itu sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan telah dilaporkan ke Dinas Sosial Kota Palu.

Menurutnya, kewenangan pengurusan bayi berada di Dinas Sosial. “Kita diberi waktu hingga 100 hari untuk merawatnya sebelum diserahkan ke dinas sosial” sebutnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here