Walikota Palu: Masih Ada Sekolah Terindikasi Lakukan Pungli

Ilustrasi

PALU, beritapalu.NET | Meski Surat Edaran tentang larangan pungutan liar (Pungli) dengan berbagai modus telah diterbitkan Walikota Palu beberapa waktu lalu, namun masih ada sekolah yang terindikasi melakukan praktik yang dinilai masuk dalam katagori pungutan.

Walikota Palu Drs Hidayat usai mengikuti peringatan Maulid di masjid Agung Darussalam Palu, Rabu (21/12/2016) mengatakan, berdasarkan laporan orang tua murid dan investigasi yang dilakukannya, masih ada sejumlah sekolah yang melakukan pungutan tersebut.

Pungutuan-pungutan yang di lakukan sekolah itu menurut Hidayat tidaklah rasional peruntukannya, seperti pembelian taplak meja,  laptop bagi guru, serta infokus.

“Kalaw cuman mau beli alat-alat seperti itu, insya Allah pake uang saya saja bisa. Padahal sekarang dana untuk pendidikan cukup banyak, ada dana BOS, dan APBD kita bisa menanggulanginya,” jelas Hidayat.

Sementara untuk dana les yang selalu dipungut pihak sekolah kepada pelajar, Hidayat mengaku sudah dianggarkan dalam APBD pada 2017 mendatang.  “Hal ini dilakukan agar tidak lagi memberatkan orang tua siswa,” imbuh Hidayat.

Walikota Hidayat menegaskan, tidak akan segan memberhetikan secara tidak hormat Kepala Sekolah yang melanggar instruksinya.

“Jangan salahkan saya kalau ada kepala sekolah yang saya pecat lagi. Terserah kalian mau dendam atau benci saya, tapi ini saya lakukan supaya tidak ada lagi orang yang kesulitan untuk mengenyam bangku pendidikan”  tegas Hidayat. (sob/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here