Peringati Hari Juang Kartika, Korem 132 Tadulako Gelar Bakti Sosial

0
185
Seorang anak digendong ibunya menunggu giliran dikhitan pada bakti sosial (Baksos) memperingati Hari Juang Kartika di Rumah Sakit Wirabuana Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (10/12/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)

PALU, beritapalu.NET | Kepala Staf Korem 132/Tdl Letkol Inf Andrian Susanto membuka kegiatan Bhakti Sosial TNI dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika TA. 2016 di RS Wirabuana Palu, Sabtu (10/12/2016).

Kegiatan yang juga dihadiri oleh para Kasi Korem, Dansatdisjan, Kabalak dan Perwakilan Persit KCK Korem 132/Tdl serta para anggota dan masyarakat Kota Palu itu berlangsung cukup meriah.

Dalam sambutannya, Kasrem 132/Tdl Letkol Inf Andrian Susanto mengatakan bahwa Bhakti Sosial seperti ini sudah sering dilaksanakan dan senantisa selalu bekerja sama dengan elemen masyarakat lainnya yang peduli terhadap kesulitan masyarakat kurang mampu.

“Harus disadari bersama bahwa untuk dapat mengatasi kesulitan tersebut, tidak bisa hanya dengan saling menyalahkan satu sama lain akan tetapi yang dibutuhkan adalah bagaimana semua pihak mau berbuat secara nyata membantu masyarakat yang kurang mampu dan sangat dibutuhkan oleh mereka,” sebut Kasrem.

Kegiatan Bhakti Sosial yang dilaksanakan tahun ini berupa Donor Darah, Sunatan Massal dan Pelayanan KB Kes bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas BKKBN Kota Palu disertai dengan pembagian sembako.

Menurut Kasrem, Bhakti Sosial ini merupakan salah satu wujud kepedulian TNI kepada warga masyarakat khususnya yang kurang mampu sehingga dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Di tengah situasi ekonomi seperti sekarang ini, tentunya menimbulkan pengaruh yang tidak sedikit bagi perekonomian masyarakat, karena akan semakin banyak warga masyarakat yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan.

Oleh karena itu lanjutnya, melalui kegiatan Bhakti Sosial ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban bagi masyarakat kurang mampu yang ada di Kota Palu,  dan dengan kegiatan seperti ini berarti semua telah turut serta membantu meringankan beban yang dialami saudara-saudara kita sesama hamba Tuhan, jelas Letkol Andrian.

Pada hakekatnya kegiatan semacam ini mengandung dua aspek, yakni yang berkaitan dengan kemanusiaan dan aspek peningkatan kesehatan masyarakat. Dilihat dari aspek kemanusiaan, kegiatan ini mengandung makna sebagai wujud kesetiakawanan sosial, rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap warga masyarakat yang membutuhkan.

Sedangkan dilihat dari aspek kesehatan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan wawasan tentang pentingnya arti kesehatan serta meningkatkan derajat kesehatan demi kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu diharapkan kepada semua pihak agar kegiatan ini dapat  dijadikan sebagai moment untuk senantiasa melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan secara teratur dan berkelanjutan dalam rangka memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan bangsa dan diharapkan dapat meningkatkan dukungan moril bagi sesama, serta dapat meringankan beban bagi mereka yang membutuhkan, jelas Kasrem.

Dalam pelaksanaan Bhakti Sosial ini diperoleh pendonor darah sebanyak 48 org, Sunatan Massal sebanyak 89 org dan peserta pemasangan alat KB Kes sebanyak 10 org (yang terdiri dari Inplan 2 org, IUD 7 org dan Suntik 1 org). (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here