Waoww… Tumbangkan Persilat, Persipal Palu Melenggang Ke Babak 8 Besar

0
308
Tim Persipal Palu berusaha menerobos barisan belakang Persilat Lampung Selatan pada laga 16 besar Liga Nusantara di Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta, Senin (28/11/2016). Pertandingan itu dimenangkan oleh Persipal Palu dengan skor 1-0 setelah melewati perpanjangan waktu. (Foto: Humas Persipal Palu)
Tim Persipal Palu berusaha menerobos barisan belakang Persilat Lampung Selatan pada laga 16 besar Liga Nusantara di Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta, Senin (28/11/2016). Pertandingan itu dimenangkan oleh Persipal Palu dengan skor 1-0 setelah melewati perpanjangan waktu. (Foto: Humas Persipal Palu)

BANTUL, JOGJAKARTA, beritapalu.NET | The Hammer benar-benar membuat kejutan dalam laga perdananya di 16 besar Liga Nusantara. Tim asuhan pelatih Arya Umar ini berhasil menumbangkan Persilat Lampung Tengah yang nota bene tak terkalahkan dan juga juara di Grup G.

Persipal Palu yang menjadi runner up di Grup H jatuh bangun dalam laga 16 besar di Stadion Sultan Agung, Bantul Jogjakarta, Senin (28/11/2016) itu. Hujan yang turun ditambah perawakan fisik, ternyata bukan halangan untuk meraih kemenangan penuh pada laga tak terduga yang berhasil dimenangkan tim bertagline “namaeka” itu.

Sejak pluit kickoff babak 1 ditiupkan wasit, Persipal Palu terus berada di bawah tekanan Persilat Lampung Tengah yang memanfaatkan keunggulan fisik pemainnya.

Peluang demi peluang yang dihasilkan dari serangan pemain Persilat Lampung Tengah masih berhasil digagalkan pemain belakang Persipal Palu yang bermain konsisten. Sesekali Persipal Palu juga melancarkan serangan namun juga gagal diselesaikan menjadi gol.

Kali ini kiper Persipal Palu, Fahri Abdi Ramadhan bermain sangat baik dengan beberapa kali berhasil mematahkan serangan dari striker Persilat Lampung Tengah.

Memasuki menit 30 yang ditandai dengan turunnya hujan, permainan mulai berimbang. Persipal Palu melalui kaki Kaifar sempat membuat gol, namun dianulir oleh wasit karena sudah ada pelanggaran terlebih dahulu. Hingga pluit wasit yang menandakan babak 1 berakhir tidak ada gol yang tercipta.

Memasuki babak ke-2 hujan belum juga reda. Persipal Palu merubah strategi bermain dengan bola-bola pendek. Persilat Lampung Tengah juga merubah strategi permainannya. Kembali Persilat Lampung Tengah menguasai ball posession. Bermain ditengah derasnya hujan membuat anak-anak Persipal Palu terkuras staminanya. Tercatat Persipal Palu mulai mengganti beberapa pemainnya di pertengahan babak 2.

Mahasiswa asal Palu yang secara khusus datang ke Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta, Senin (28/11/2016) untuk memberi dukungan kepada Persipal Palu. (Foto: Humas Persipal Palu)
Mahasiswa asal Palu yang secara khusus datang ke Stadion Sultan Agung Bantul, Jogjakarta, Senin (28/11/2016) untuk memberi dukungan kepada Persipal Palu. (Foto: Humas Persipal Palu)

Memasuki menit ke-76, sebuah pelanggaran yang dilakukan M. Syarif terhadap pemain Persilat Lampung Tengah berujung penalty. Namun tendangan penalty tersebut berhasil di tepis, kembali bola rebound berhasil lagi dtepis oleh kiper Persipak Palu.

Pasca penalty yang gagal, kedua tim kembali saling serang. Di penghujung babak 2, kembali Persipal Palu mengganti pemainnya, Rivaldi yang digantikan Wawan Kurnia. Namun tak ada gol tercipta hingga babak 2 selesai.

Pertandingan kembali dilanjutkan dengan babak pertambahan 2×15 menit. Tercatat peluang demi peluang dihasilkan kedua tim namun gagal berbuah gol. Permainan pun mulai berjalan keras, hingga pada menit ke 105 pemain Persilat Lampung Tengah mendapatkan ganjalan kartu merah setelah mengganjal Riky Wugaje.

Babak 2 pertambahan waktu, hujan belum juga berhenti dan mulai gelap. Namun tak menghalangi kerasnya pertandingan. Pemain kedua tim harus jatuh-bangun terkena tackling lawan.

Memasuki menit 112, akhirnya Persipal Palu memecah kebuntuan. Sebuah umpan tarik berhasil diakumulasikan menjadi gol melalui heading oleh Moh. Syarif. Gol, 1-0 untuk keunggulan Persipal Palu atas Persilat Lampung Tengah.

Hingga babak pertambahan waktu 2×15 menit selesai, tak ada lagi gol yang tercipta.

Dengan hasil ini, Persipal berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu kontestan yang akan berlaga di 8 besar Liga Nusantara 2016. Untuk selanjutnya akan kembali bertanding pada tanggal 2 Desember 2016 di Stadion Wengu Wetan Kudus.

Sementara itu, puluhan mahasiswa asal Palu yang kuliah di Jogjakarta datang ke stadion memberikan dukungan kepada tim Persipal Palu.

Terkait hasil pertandingan tersebut, Manajer Persipal Palu, H. Iskandar Arsyad mengatakan sangat menghargai dan berterima kasih kepada seluruh pemain, tim official dan pelatih atas kemenangan ini, terkhusus kepada mahasiswa asal Palu di Jogjakarta yang datang langsung mensupport Persipal Palu di Stadion Sultan Agung Bantul Jogyakarta. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here