Domain .ART Diluncurkan, 60 Komunitas Seni Dunia Berpartisipasi

0
260
Ilustrasi
Ilustrasi

LONDON, beritapalu.NET | .ART, domain internet pertama yang dibuat secara khusus untuk komunitas seni dunia, dengan bangga mengumumkan partisipasi lebih dari 60 museum dan lembaga seni terkemuka dunia yang akan meluncurkan situs internet khusus dengan domain top-level yang baru.

Ke-60 lembaga seni dan museum itu di antaranya the Art Institute of Chicago, Centre Pompidou, Fondation Beyeler, Fondation Cartier, Guggenheim Museum, Hauser & Wirth, ICA Miami, LACMA, MAXXI, Tate serta Walker Art Center.

 Sebagai pengguna awal .ART, berbagai lembaga itu memiliki rencana besar untuk mengaktifkan domain internet baru miliknya. Beberapa dari lembaga tersebut bahkan beralih total dengan menggunakan atau menyatukan situs yang telah ada dengan domain .ART.  Sementara, sejumlah lembaga lain meluncurkan situs khusus yang baru demi memamerkan konten istimewa dari berbagai seniman dan/atau koleksi seninya.

“Kami bermisi melestarikan warisan budaya seni global. Kami merasa terhormat menyaksikan begitu banyak lembaga dari seluruh dunia yang memiliki visi serupa dan keyakinan bahwa domain .ART akan mengubah hubungan antara komunitas seni dan internet, serta membantu upaya perlindungan atas warisan merek mereka secara daring,” jelas Ulvi Kasimov, Pendiri .ART.

John Matson, CEO, .ART menambahkan, “.ART menyediakan cara baru bagi dunia seni untuk memaknai dunia daring. Domain tersebut ringkas, sederhana, mudah diingat dan langsung terasosiasi dengan seni. Bagi Para Pengguna Awal (Early Adopters), domain .ART menjadi wujud ekspresi alami untuk merek mereka.”

Para pengguna awal akan diberikan akses pertama terhadap nama domain .ART, dengan begitu mereka berkesempatan meluncurkan konten pada situs-situs terkait, jauh sebelum domain itu tersedia untuk dibeli masyarakat umum pada musim semi 2017. Para pengguna awal domain .ART membagikan antusiasmenya:

Digital Director, Tate, Ros Lawler, berkata bahwa pihak museum “senang mengambil bagian dalam peluncuran nama domain terbaru yang bisa mempromosikan koleksi seni, galeri dan museum terbaik dunia.”

Benoît Parayre, Director, Communication and Partnerships, Centre Pompidou menjelaskan, “Nama domain khusus bagi dunia seni telah lama dinantikan dan kini banyak pemimpin industri kebudayaan, pihak museum, pusat kesenian, galeri, kolektor dan lain sebagainya yang dapat memiliki nama domain yang paling relevan untuk mempromosikan berbagai koleksi dan programnya.”

“Fondation Cartier pour l’art contemporain gembira karena bisa menjadi bagian lingkungan digital .ART terbaru dan mengembangkan berbagai programnya lebih jauh lagi,” kata Digital Manager, David Desrimais.

Anton Vidokle, Seniman dan Pendiri e-flux, menambahkan, “Internet mengusung kesempatan edukasi yang amat besar, dan domain andal dan informatif yang khusus bagi dunia seni akan menjadi sumber pengetahuan yang berharga. Domain .ART akan menjadi sarana efektif yang menandakan karya hebat dari banyak lembaga seni dan seniman, yang berasal dari seluruh dunia dan sungguh-sungguh mencintai dan membina dunia seni.”

Dominique Chevalier, Presiden Syndicat National des Antiquaires (SNA), yang menyelenggarakan ajang Biennale des Antiquaires di Grand Palais, Paris, menjelaskan, “Bagi kami, dan berbagai galeri seni, domain ‘.com’ terlalu berbau bisnis dan ‘.fr’ juga terlalu umum. Kendala dari berbagai nama domain adalah mereka tidak menandakan bidang yang digeluti, sehingga ‘.ART’ menjadi jawaban atas kebutuhan itu.”

Lélia Pissarro, salah satu pemilik Stern Pissarro Gallery dan cicit dari seniman Camille Pissarro, memberi tanggapan lain, “Internet membawa dampak terbesar terhadap pasar seni dunia. Internet juga telah mengusung seni hingga ke penjuru dunia. Ke depan, nama domain secara jelas mengelompokkan bidang pekerjaan Anda. Kami merasa, memadukan nama Pissaro yang mengusung makna tertentu dengan ‘.com’ terkesan kurang elegan. Kesempatan saat ini untuk menggunakan ‘pissaro.art’ dengan mudah menjadi solusi sempurna. Domain itu mengisi kekosongan strategi pemasaran dan bagaimana kami memproyeksikan citra lembaga kelak.”

Para pengguna awal telah memiliki beragam rencana bagi situs-situs terkait:

Tate, LACMA, Multimedia Art Museum, dan Solomon R. Guggenheim Museum, akan membuat situs yang mengangkat berbagai aspek koleksi seninya, sementara Fondation Cartier akan menggunakan domain mereka demi mempersembahkan koleksi seninya bagi masyarakat umum, untuk kali pertama. Sedangkan, Centre Pompidou akan meluncurkan situs khusus dengan informasi berguna dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya, untuk pengunjung asing.

Hauser & Wirth akan merayakan hari jadi galeri ke-25 dengan peluncuran situs interaktif, menampilkan kronologi secara visual yang merinci sejarah galeri selama hampir tiga dekade. Selain itu, Canesso Gallery, Galerie Meyer Oceanic & Eskimo Art, Galerie Perrin, Tomasso Brothers Fine Art, Stern Pissarro Gallery, dan Venus akan mengalihkan secara total situs-situs yang ada ke domain .ART terbaru. 

Dimulai dari Februari 2017, nama domain .ART akan menerima pendaftaran dari para anggota profesional yang bergerak di dunia seni, memastikan pemangku kepentingan utama bisa berkesempatan mengamankan nama domain sesuai pilihan mereka, lebih dulu dari pihak lain. (PR Newswire)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here