Tak Kalah, Produk Cokelat Olahan Sulteng Dipamerkan

0
200
Salah seorang pelaku industri kecil pengolahan cokelat menunjukkan produk cokelatnya pada Pameran Cokelat Olahan di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11/2016). Pameran yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat itu dimaksudkan untuk mengenalkan aneka produk cokelat lokal yang diolah secara modern dan tak kalah kualitasnya dengan produk cokelat impor.  (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)
Salah seorang pelaku industri kecil pengolahan cokelat menunjukkan produk cokelatnya pada Pameran Cokelat Olahan di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11/2016). Pameran yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat itu dimaksudkan untuk mengenalkan aneka produk cokelat lokal yang diolah secara modern dan tak kalah kualitasnya dengan produk cokelat impor. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu.NET | Sejumlah industri kecil yang bergerak di bidang pengolahan kakao menjadi cokelat mengambil bagian dalam pameran bertajuk Cokelat Sulteng di Mal Tatura Palu (MTP), Jumat (25/11/2016).

Pameran yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdaganan Sulteng itu menampilkan anek produk cokelat yang bahan dasarnya berasal dari kakao di Sulteng.

“Pameran ini sengaja digelar untuk mensosialiasikan kepada khalayak bahwa kita sudah bisa memproduksi cokelat. Jadi bukan hanya kakao mentah yang bisa kita hasilkan tetapi juga produk turunannya dan tak kalah dengan produk cokelat impor,” kata Kepala Dinas Perindag Sulteng, Drs.Abubakar Almahdali usai membuka pameran tersebut.

Menurutnya, Sulteng yang nota bene masuk salah satu daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia harus mengambil manfaat lebih dari keunggulan itu. Sedikitnya kata Abubakar, harus ada value added (nilai tambah) dari kakao yang banyak itu.

Salah satu stand pada Pameran Cokelat Olahan di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)
Salah satu stand pada Pameran Cokelat Olahan di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11/2016). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki/16)

Dikemukakan, dari sejumlah pelatihan teknis pembuatan cokelat yang telah beberapa kali dilakukan, kini hasilnya sudah mulai tampak. Beberapa insdutri pengolahan cokelat sudah tumbuh meski masih dalam skala yang kecil.

Ia mengemukakan, pihaknya akan terus membantu para usaha kecil itu untuk bisa tumbuh, tidak hanya dari sisi manajemen produksi tetapi juga dari sisi pasar.

Abubakar menyambut positif progress industri pengolahan kakao di daerah ini, terutama yang sudah berani tampil dalam pameran-pameran. Menurutnya, rata-rata industri kecil itu sudah memahami proses produksi dengan baik, termasuk kemasan sebagai salahsa tu daya tarik agar bisa menembus pasar.

Setelha mengamati aneka produk cokelat terebut, Abubakar mengaku, produk cokelat Sulteng itu tak kalah dengan produk cokelat impor. “Makanya kita gelar pameran agar masyarakat tahu bahwa sesungguhnya kita juga sudah bisa memproduksi cokelat,” ujarnya lagi.

Pihakya juga akan mendorong agar masyarakat mengonsumsi cokelat. Cokelat yang diproduski asal Sulteng memiliki banyak cita rasa.

“Nianti akan kita gelar pameran seperti ini lagi dan mengundang daerah penghasil cokelat lainnya sehingga terjadi kompetisi dan terpenting masyarakat tahu soal produk cokelat tersebut diproduksi di Sulteng,” imbuhnya.

Sementara itu, para pengunjung penasaran dengan aneka cokelat yang dipajang pada pameran itu. Beberapa pengunjung tampak memborong sejumlah cokelat yang disukainya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here