UC News, Solusi Mendulang Pendapatan dari Media Sosial

0
228
Ghanniy Fitra (tengah berkemeja), is a Senior Business Development Manager of UC Web, Alibaba Mobile Business Group yang menjadi salah satu pembicara dalam sesi networking untuk komunitas media online dalam festival media V Aliansi Jurnalis Independen di Pekan Baru Riau, (19/11/2016). (Foto : Iwan/beritapalu.NET)
Ghanniy Fitra (tengah berkemeja), is a Senior Business Development Manager of UC Web, Alibaba Mobile Business Group yang menjadi salah satu pembicara dalam sesi networking untuk komunitas media online dalam festival media V Aliansi Jurnalis Independen di Pekan Baru Riau, (19/11/2016). (Foto : Iwan/beritapalu.NET)

PEKANBARU, beritapalu.NET | Kebutuhan akan informasi di ranah maya semakin besar. Media sosial seperti Youtube dan sejenis yang berkembang di era digital tidak hanya menjadi medium berkreatifitas. Tapi dapat menjadi medium mendulang pendapatan. Sejumlah khalayak mulai merasakan manisnya berkreatif melalui media sosial. Karya ditampilkan beragam mulai dari video humor hingga liputan jurnalis warga.

Kini, untuk mendulang pendapatan dari media sosial tak perlu repot. Jika dulu harus mengerti teknologi, lalu menyebarluaskannya ke berbagai aplikasi pertemanan serta memikirkan kata kunci yang sedang menjadi trending topic, saat ini tersedia solusi untuk semua itu, yakni UC News.

“UC News merupakan platform didukung oleh teknologi ‘big data’ yang menyajikan berita pilihan dan terpopuler dengan lebih dari 20 kategori termasuk berita nasional dan internasional, teknologi, hiburan, film, gaya hidup, kesehatan, humor, dan lain-lain,” kata Ghanniy Fitra, is a Senior Business Development Manager of UC Web, Alibaba Mobile Business Group.

Hal itu disampaikannya pada Blogger Community and Indonesian Online Media Gathering, di arena Festival Media, Gedung Pustaka Wilayah, Pekanbaru, Riau, Sabtu (19/11/2016). Menurut Ghanniy, UC News mengidentifikasi dan mencocokkan topik yang sedang hangat di Facebook dan Twitter, serta menentukan trending topic sebelum merekomendasikannya pada pengguna. “UC News juga memungkinkan pengguna untuk mengatur konten berlangganan, memilih sendiri konten yang ingin dibaca,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sam a, Federal Marcos Senior Business Development Manager of UC Web, Alibaba Mobile Business Group, menambahkan bahwa selain konten regular, UC News juga membuka kesempatan untuk bekerjasama dengan blogger, narasumber dan penyedia konten lokal.  “Kami ingin menciptakan ekosistem konten digital yang mendukung semua orang di Indonesia,” katanya.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Suwarjono menyambut baik hadirnya UC News yang membuka kesempatan kerjasama dengan para penyedia konten. Selama ini para blogger dan jurnalis warga di Indonesia punya kesulitan teknis dan mendulang pendapatan dari konten yang dibuatnya. “Sehingga banyak yang berhenti membuat konten bermutu karena terkendala teknis dan biaya operasionalnya. Dengan hadirnya UC News, akan menggairhkan kembali para blogger dan jurnalis warga meramaikan jagat internet dengan konten-konten bermutu,” paparnya.

Dalam acara itu juga hadir kreator konten dengan akun Instagram Goizza. Menurutnya saat ini banyak peluang bagi para pembuat konten internet untuk mendapatkan penghasilan. “Kuncinya kita konsisten meng-upload karya bermutu, selanjutnya tawaran kerjasama akan datang,” katanya.

Goizza yang merupakan seorang pegawan negeri sipil (PNS) ini mengaku, pendapatannya dari internet bisa mencapai lebih dari tiga kali lipat dari gajinya sebagai seorang PNS. “Jika semakin bertambah lagi, terpikir mundur dari PNS,” celotehnya.

Blogger Community and Indonesian Online Media Gathering sendiri merupakan salah satu dari rangkaian acara Festival Media 2016. Festival tahunan kelima yang dihelat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) pada 19-20 November 2016 ini berlangsung di Gedung Pustaka Wilayah Soeman HS, Pekanbaru, Riau.

Fetival Media 2016 yang bertemakan, “Media Cerdas Lestarikan Bumi” ini juga terdiri atas berbagai workshop, talkshow, pameran, dan lomba. Diantaranya workshop membuat video dengan smartphone, mencari uang di internet, fotografi dengan smartphone, kewirausahaan media lokal, serta workshop meliput bencana.(wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here