Atlit Panjat Tebing Sulteng Berprestasi Di Turnamen Nasional di Makassar

0
246
Atlet Panjat Tebing Sulteng yangberlaga di Turnamen Panjat Dinding  Nasional  TPDN Ke-IV di Makassar. (Foto: Hajalia Somba)
Atlet Panjat Tebing Sulteng yangberlaga di Turnamen Panjat Dinding Nasional TPDN Ke-IV di Makassar. (Foto: Hajalia Somba)

MAKASSAR, beritapalu.NET | Sejumlah atlet panjat tebing Sulawesi Tengah mengukir prestasi pada Turnamen Panjat Dinding  Nasional  TPDN Ke-IV yang diselenggarakan oleh Universitas Makassar sejak tanggal 25-29 Oktober 2016 Kampus UNM Gunung sari Makassar.

Di kategori Lead umur 17 tahun putra yang diikuti oleh 42 orang peserta, ranking pertama diraih oleh Ivan Alana, kedua Indra Dwi Chandra dan ketiga diraih Nanda yang  ketiganya merupakan utusan dari FPTI Kab. Donggala Sulawesi Tengah. Sementara Ranking 4 dan ranking 5 diraih atlit dari FPTI Pangkep Sulawesi Selatan.

Pada Kategori Lead untuk Kelas Umum Putra yang pesertanya berjumlah 33 orang ini, Atlit atas nama Abd. Rahman dari FPTI Kab. Sigi meraih ranking pertama dan mengalahkan atlit senior Irfandi wijaya  asal LTC Makassar yang berada di posisi kedua. Untuk diketahui bahwa Abd. Rahman merupakan salasatu atlit dalam kontingen Sulawesi Tengah untuk Cabang Olahraga Panjat Tebing yang turut bertanding  pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Jawa Barat belum lama ini.

Sementara pada kategori Speed classic atlit atas nama Ahmad Albar Muntu alias Aphet dari Kelompok Pecinta Alam SPAT Kab. Toli-Toli yang bertanding bersama 30 orang atlit lainnya juga tidak ketinggalan dapat meraih ranking 3. Sementara ranking 1 diraih oleh atlit asal FPTI Jawa Timur Erwin Irianto Nasucha dan ranking 2 diraih oleh Imam Muttalib asal Kalimantan Timur.

Pada kejuaraan TPDN ke IV kali ini mempertandingkan dua kategori yakni Lead dan Speed Classic. Pada ketegori Lead dibuka untuk kelas Usia17 tahun Putra/putri, kelas Umum Putra/Putri (Non Atlit) dan Kelas Umum Putra/Putri, sementara pada kategori  Spead Classic dibuka kelas umum Putra/putri.

Atlit yang berasal dari Sulawesi Tengah dalam kejuaraan ini berasal dari beberapa Pengcab Federasi Panjat Tebing Indonesia  Sulteng dan Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) serta  KPA (Kelompok Pecinta Alam) dari Kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, seperti FPTI Kab. Donggala 3 Oranf, FPTI Kab. Sigi (Abd. Rahman), FPTI Kab. Banggai (Fernando Kekung), FPTI Kab. Tojo Una-Una (randy) dan KPA  SPAT Kab Toli-Toli (Aphet) dan Ichsan dari Mapaga STIP YPP Kab. Toli-Toli.

Pada Manager FPTI Kab. Donggala Syaifulah yang dihubungi melalui ponselnya menyampaikan bahwa ketiga atlit yang masih remaja ini sangat bersemangat sehingga mampu bersaing dengan atlit-atlit tuan rumah. Pada babak kualifikasi sudah terlihat jelas mereka bertiga mampu lolos dengan menempat 10 besar dari 42 peserta.

Meskipun belum mampu menempati posisi teratas, hal ini justru memacu semangat mereka apalagi event ini merupakan kali pertama bagi ketiganya bertanding di luar daerah provinsi Sulawesi Tengah. dan Hasilnya ketiganya dapat meraih kemenangan dengan sapu bersih.

“Ini adalah hasil dari latihan yang intensif yang mereka jalani selama ini, selain itu keberhasilan ini juga tidak terlepas dari beruntunnya atau seringnya dilaksanakan event-event yang dilaksanakan oleh teman-teman para pecinta cabang olahraga panjat tebing yang ada di Sulawesi Tengah baik yang dilaksanakan oleh Komunitas dan kelompok pecinta alam, Club Panjat Tebing, Mahasiswa Pecinta Alam juga Pencab FPTI yang ada di wilayah Sulawesi Tengah”. ujarnya.

Ia berterimakasih kepada pihak Pemerintah daerah dan KONI Kab. Donggala yang mensupport  adik-adik atlit ini. Dan kedepannya kami sangat berharap agar cabang olahraga panjat tebing mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah baik Kabupaten terlebih Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. Karena saat iniada begitu banyak anak-anak kita yang begitu rajin dan gigih berlatih diberbagai fasilitasi yang ada baik yang dimiliki oleh Club, KPA ataupun MAPALA yang ada di Sulteng. Sehingga penting kiranya ada fasilitasi yang lebih memadai dan dilaksanakannya event-event kejuaraan baik untuk tingkat lokal maupun berskala Nasional. Harap Syaifulah.

Ditempat terpisah, pengurus Komunitas Gunung Hutan dan Panjat Tebing (KGHPT) Sulawesi Tengah Dedy Gustinus mengaku senang dengan keberhasilan atlet bertanding di kejuaraan tingkat Nasional yang dilaksanakan di Makassar Sulawesi Selatan itu.

“Saya yakin teman-teman atlit dan para pecinta cabang Olahraga Panjat Tebing di Sulteng sangat berbangga dengan keberhasilan mereka. Kami sangat senang karena ini adalah bukti dari keseriusan adik-adik atlit dalam berlatih selama ini, dan kedepan akan semakin banyak lagi atlit muda untuk kelas spider kid dan usia 13 – 17 tahun yang lahir dari event-event kecil yang dilaksanakan di wilayah Kota Palu, Kab. Parigi Moutong dan Kab. Sigi,” sebutnya. (afd/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here