Atlet Terlantar di Manggarai akan Menginap di Mess Pemda Sulteng

0
159
Sembilan kontingen PON cabang Muay Thai asal Sulawesi Tengah, terlantar di Stasiun Manggarai karena tak punya ongkos pulang, Kamis sore (22/9/2016). (Foto: Nibras Nada Nailufar/kompas.com)
Sembilan kontingen PON cabang Muay Thai asal Sulawesi Tengah, terlantar di Stasiun Manggarai karena tak punya ongkos pulang, Kamis sore (22/9/2016). (Foto: Nibras Nada Nailufar/kompas.com)

PALU, beritapalu.NET | Pelatih Muaythai, Iwan Said yang sebelumnya diberitakan kompas.com dan detik.com bahwa atletnya terlantar karena kehabisan uang membeli tiket, Kamis (22/9/2016), akan menginap di Mess Pemda Sulteng di Jaan Kebon Kacang, Jakarta.

Dihubungi melalui telepon selularnya, Iwan Said mengatakan bahwa mereka dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Morowali untuk mengikuti eksebisi Muaythai di Cianjur, Jawa Barat yang menjadi venue olahraga asal Thailand ini.

“Kami dilepas oleh Pemerintah Kabupaten Morowali untuk mengikuti eksebisi Muaythai di PON XIX Jabar. Kami memang tidak dilepas bersama Kontingen Sulteng. Kami berangkat sendiri. Dilepas oleh Bupati Morowali Anwar Hafid. Kami dibantu biaya oleh anggota DPRD juga,” kata dia melalui telepon seluler, Kamis, (22/9/2016) petang.

Menurut Iwan, ia sengaja menyampaikan ke media soal mereka agar ada pihak siapa saja yang terketuk hatinya untuk membantu mereka. “Rencananya, kita akan menginap di Mess Pemda Sulteng,” aku Iwan.

Sementara itu, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulteng, Anwar Ponulele yang dihubungi mengatakan bahwa mereka belum mengetahui soal atlet yang terlantar itu.

“Mereka tidak pernah menghubungi kami soal ketiadaan biaya mereka. Mestinya mereka mengkomunikasikan kepada kami. Supaya dicarikan jalan keluarnya,” kata Anwar. (afd/*)

Baca berita terkait sebelumnya: Waduh, 9 Atlet PON Sulteng Terlantar di Stasiun Mangagrai

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here