Ketua HMI Cabang Palu Didesak Mengundurkan Diri

PALU, beritapalu.NET | Ketua Umum (Ketum) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palu, Mahamudin didesak segera mundur dari jabatannya. Desakan disampaikan sejumlah kader HMI dari tujuh komisariat, seperti Komisariat Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian dan Fakultas Kehutanan Untad serta Komisariat IAIN, Fakultas Pertanian Unisa dan Komisariat STIE-Stisipol.

Bentuk persetujuannya tersebut ditandatangani masing-masing ketua komisariat.

Ketua HMI yang berasal dari Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Univesitas Tadulako (Untad) itu dinilai telah merusak nama baik HMI dengan melakukan tindak kekerasan kepada Wakil Presiden Mahasiswa (Presma) Untad.

Kekerasan yang dimaksud adalah dengan mencengkik leher wakil presma itu pada saat menuntut pembekuan SK kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (Bemut) Untad, belum lama ini.

“Akibat ulahnya itu. Ketua HMI Cabang Palu telah menjadi trending topic negatif di media sosial. Sudah jelas, Mahamudin telah melanggar pasal 7 poin A ART HMI,” ungkap Wahyu Maiwa, Anggota HMI Cabang Palu dari komisariat persiapan Politehnik Palu, di Sekertariat AJI Kota Palu, Selasa (20/9/2016).

Wahyu juga membeberkan sejumlah pelanggaran lain yang dilakukan Mahamudin beserta beberapa pengurus lainnya, diantaranya diduga telah melakukan tindakan tidak bermoral dengan memukul kader HMI bernama Hamdani Unok dari Komisariat Pertanian Untad di depan komisariat jajaran HMI, 10 September 2016 lalu.

Tak hanya itu, Mahamudin juga diduga menjadi otak dari aksi pengeroyokan yang menimpa Hamdani Unok di Sekretariat Bersama Fakultas Pertanian Untad, 15 September lalu. Kasus ini sudah ditangani Polsek Palu Timur.

“Kami hanya menduga Mahamudin otaknya karena sebelum terjadi pengeroyokan saya sempat diancam melalui handphone dan itu saya simpan rekamannya. Apalagi dalam ancaman itu dikatakan siap-siap saja kau,  saya tidak senang dengan masalah sebelumnya,” aku Hamdani. (uzi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here